Ciptakan Atmosfer Kebersamaan, Pemkab Kobar Gelar Tradisi Betomu Menyadi Salaman

MMC Kobar – Selepas menggelar upacara bendera, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melanjutkan rangkaian peringatan hari jadi kabupaten dengan menggelar “Betomu Menyadi Salaman”. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor Bupati pada Selasa (3/10) ini menjadi tradisi yang dilaksanakan di Kobar. 

Betomu Menyadi Salaman bisa diartikan sebagai media untuk saling bertemu dan silaturahmi serta ucapan syukur dalam memperingati hari jadi kabupaten Kobar yang jatuh pada tanggal 3 Oktober. Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini telah menjadi tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Kobar tiap peringatan hari jadinya.

(Baca Juga : Dinas  Perpustakaan Dan Kearsipan Kotawaringin Barat Raih Predikat Terbaik  Kearsipan Se-Kalimantan Tengah)

Acara yang berlangsung pada hari ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, seluruh perwakilan kabupaten, serta para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama serta berbagai elemen masyarakat di Kobar. 

Pj Bupati Kobar Budi Santosa yang hadir dalam acara ini, menyampaikan ungkapan rasa syukur yang mendalam. "Ini adalah ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa, dan ucapan terima kasih kepada para pendiri Kabupaten Kotawaringin Barat dan pendahulu-pendahulu kita," kata Budi Santosa.

Budi Santosa melanjutkan, peringatan hari jadi ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang sejarah dan perjuangan, tetapi juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, memupuk rasa kebersamaan, dan menguatkan tekad untuk membangun kabupaten Kobar yang semakin maju dan berdaya saing di masa depan.

Budi Santosa menilai acara Betomu Menyadi Salaman ini berhasil menciptakan atmosfer kebersamaan dan semangat persatuan yang kuat di antara masyarakat Kobar dan Kalteng pada umumnya. 

“Kita harapkan, semangat ini akan terus menginspirasi generasi mendatang dalam mewujudkan visi dan misi kabupaten yang lebih baik dan lebih berdaya,” ujar Budi Santosa. (prokom_rib)