Sebanyak 5 Ton Sampah Berhasil Diangkut DLH Kobar di DAS Arut dan Buun

Kolase Foto: Para Petugas Kebersihan saat sedang mengumpulkan dan mengangkut sampah menggunakan sampan, Jumat (24/7). Foto: dok. DLH Kobar

MMC Kobar - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengumpulkan dan mengangkut sekira 5 ton sampah yang hanyut di sungai Buun, Kelurahan Baru.

Kegiatan ini dalam rangka menciptakan 'Pangkalan Bun Bebas Sampah' dan menyikapi pasangnya Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kobar yang berdampak larutnya sampah ke sungai.

(Baca Juga : Cegah Penyebaran Covid 19 di Pasar Indra Sari, Pemkab Kobar Lakukan Penyemprotan Disinfektan)

Dinas Lingkungan Hidup melalui Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) menerjunkan Petugas Kebersihan pada Jumat (24/7) untuk menyisir DAS Buun terutama di muara sungainya.

Menurut Kepala DLH Kobar, Bambang Djatmiko Trikora melalui Kabid PSLB3, M. Robianor mengungkapkan bahwa sebenarnya kegiatan ini rutin dilakukan, namun akibat meluapnya beberapa DAS di Kobar maka volume sampah di sungai makin meningkat.

"Kegiatan ini sebenarnya rutin kami lakukan, namun akibat air pasang volume sampah makin meningkat dari hari-hari biasa. Sehingga membutuhkan tambah petugas," ungkap Robi.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menyisir DAS Buun pihaknya menggunakan kelotok sampah dan sampan guna memunguti sampah yang hanyut dan sebagian tersangkut di muara sungai Buun.

"Selain armada angkutan sampah darat, DLH Kobar juga memiliki kelotok sampah untuk mengangkut sampah yang bersumber dari perairan. Selanjutnya sampah tersebut dimuat ke truk untuk dibawa ke TPA," pungkasnya. (dlh.kobar/karlan08)