PSK Dan Mucikari Diberikan Bimbingan Mental Spiritual

MMC Kobar - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebelum melaksanakan pemulangan terhadap para Pekerja Seks Komersial (PSK) pada bulan Mei 2018 ini. Terlebih dahulu para PSK diberikan bimbingan mental spiritual yang menghadirkan Arief Alamsyah Nasution, motivator dari Universitas Brawijaya Malang.

Acara bimbingan ini digelar di Aula Kantor Bupati Kobar, Rabu (25/4) dan dihadiri 250 PSK dari tiga lokalisasi di Kobar.

(Baca Juga : KMP Kalibodri Docking, Dishub Minta Persetujuan Kemenhub RI Siapkan Kapal Pengganti)

Kepala Dinas Sosial Kobar, Gusti Nuraini, mengatakan kegiatan pemberian motivasi dan bimbingan dan mental spiritual bagi para penyandang masalah sosial ini dalam rangka penutupan lokalisasi dan prostitusi di Kabupaten Kobar.

"Kobar sangat mendukung program Pemerintah Pusat dimana pada tahun 2019 harus bersih dari praktek prostitusi, untuk itu para PSK yang akan dipulangkan pada bulan Ramadhan ini tetap dihargai dan dimanusiakan dengan cara diberikan pelatihan serta diberikan bimbingan mental spiritualnya," katanya.

Saat ini, kata Gusti Nuraini pihaknya telah melakukan pendataan para PSK yang akan dipulangkan ke tiga daerah yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Bahkan Pemkab Kobar telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat.

"Kami akan antar para PSK ke tempat asal dan diterima oleh dinas sosial setempat, dan kami pun telah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mengantar para PSK sampai ke tempat tinggalnya," ujarnya.

Sementara itu Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, menjelaskan dengan adanya bimbingan mental spiritual bagi para penyandang masalah sosial diharapkan nantinya para PSK setelah menerima bimbingan ada motivasi untuk merubah hidup kejalan yang benar.

"Kegiatan ini untuk memberikan motivasi agar para PSK bisa meninggalkan pekerjaan lamanya dan mau berubah berusaha yang halal yang di Ridhoi Allah SWT, bimbingan mental spiritual ini sangat penting, setelah mengikuti bimbingan ini ada ketekatan dari mereka (pen : PSK) untuk bisa menjalani kehidupannya dengan normal dan tidak kembali lagi kejalan yang selama ini mereka tempuh," ujar Bupati.

Bupati pun menegaskan bahwa Pemkab Kobar akan memulangkan para PSK pada bulan Ramadhan ini, bahkan pada saat pemulangan nanti akan dihadiri oleh Menteri Sosial, Idrus Marham.

"Hasil dari koordinasi dengan Kementerian Sosial itulah maka pada saat pemulangan PSK dibulan Mei ini akan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial, jadi nantinya Menteri akan melepas para PSK yang akan dipulangkan dengan armada kapal laut baik tujuan ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang maupun Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," kata Bupati.

Pemulangan para PSK ketempat asal kata Bupati, sebagai wujud bahwa Kobar harus bebas dari segala praktek prostitusi, setelah pemulanganpun akan digencarkan razia agar tidak muncul lagi praktek prostitusi di Kobar. (Humas Diskominfo Kobar)