Bupati Kobar Usulkan Pelaksanaan Kegiatan Pengelolaan SDA ke Kementerian PUPR

MMC Kobar – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah terus memacu pembangunan di wilayahnya. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah infrastruktur di bidang pengelolaan sumber daya air kabupaten Kobar.

Bidang ini memiliki peran penting sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kobar yang salah satunya adalah peningkatan bidang infrastruktur dan pertanian dalam arti luas. Untuk mendukung upaya ini, Pemkab Kobar menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini kementerian PUPR Ditjen Sumber Daya Air (SDA).

(Baca Juga : Dukung Quality Tourism di Kobar, Bank Indonesia Gelar FGD)

Pertemuan dengan jajaran Pemkab Kobar yang dipimpin Bupati Hj Nurhidayah dengan Kementerian PUPR dilaksanakan pada Selasa (7/2) lalu.

Dalam pertemuan ini Bupati Kobar memaparkan berbagai potensi Kobar termasuk potensi pertaniannya. Hj Nurhidayah mengungkapkan untuk mendorong peningkatan produksi pertanian, perlu dukungan infratruktur yang memadai.

Karena itulah di dalam kesempatan ini Hj Nurhidayah mengusulkan pelaksanaan kegiatan pengelolaan sumber daya air di wilayah Kobar. Kegiatan yang diusulkan ialah pembangunan bendung / jaringan irigasi permukaan / rawa / tambak.

Bupati Kobar juga mengusulkan Pembangunan Embung Air Baku. Pembangunan Embung terletak di 6 desa, diantaranya adalah Embung Sungai Hijau di Kecamatan Pangkalan Banteng, Embung Desa Arga Mulya (Tubuh Embung + Pelimpah) Kecamatan Pangkalan Banteng, Embung Desa Lada Mandala Jaya (Tubuh Embung + Pelimpah ) Kecamatan Pangkalan Lada, Embung Sungai Tatas Kecamatan Arut Selatan, Embung Mendawai Seberang Kecamatan Arut Selatan dan Embung di Riam Panahan Kecamatan Arut Utara.

Hj Nurhidayah juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kementerian PUPR khususnya Ditjen SDA dimana pada tahun 2017-2018 lalu telah mendukung pelaksanaan pembangunan embung Sungai Pulau dan Embung Danau Gatal. (prokom kobar)