Tingkatkan Kualitas Pelayanan Sesuai Standar, Dinkes Kobar Gelar Kegiatan Pembinaan Bidan Koordinator

MMC Kobar - Untuk meningkatkan pemahaman peran Bidan Koordinator (Bikor) dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan standar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengadakan kegiatan pembinaan yang dilakukan secara virtual, Rabu (03/09). Peserta yang hadir secara virtual terdiri dari 18 Bikor dari Puskesmas se-Kobar sebagai partisipan. 

Bidan Koordinator (Bikor) adalah Bidan di puskesmas atau di dinas kabupaten yang karena kemampuannya mendapat tanggung jawab membina bidan di wilayah kerjanya baik secara perorangan maupun kelompok.

Kegiatan pembinaan ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kobar dengan pemateri Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Keluarga dan Gizi (Kesga) Bidan Nuraida Susilawati, SKM. Nuraida menyampaikan bahwa bidan koordinator sebagai penanggung jawab program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola program KIA.

“Termasuk tanggung jawab Bidan Koordinator adalah pelayanan kesehatan swasta yang melayani kesehatan ibu dan anak di wilayah kerjanya, karena setiap bidan memiliki kemampuan dan keterampilan yang bervariasi, sehingga menjadi beban tersendiri dalam pembinaan bidan di wilayah kerja,” tuturnya.

Ditambahkan pula oleh Nuraida bahwa Dinkes Kobar menganggap perlu adanya suatu kegiatan pembinaan bagi Bidan koordinator, untuk meningkatkan pemahaman peran Bidan Koordinator dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sesuai dengan standar, sekaligus dapat mengevaluasi pencapaian program dalam pencapaian target Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan.

“Sehingga kegiatan ini diperlukan untuk mengetahui sampai sejauh mana pelaksanaan penyeliaan fasilitatif program KIA di puskesmas, mulai dari pertemuan konsultatif antara bidan koordinator dengan bidan mandiri, laporan pelayanan KIA, koordinasi bidan koordinator dan bidan mandiri dan pelaksanaan penyeliaan, sehingga Bikor bisa bekerja secara terarah, konsisiten dan efektif,” jelas Nuraida.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Dinkes Kobar Achmad Rois menyampaikan harapannya bahwa bidan tidak hanya memiliki kemampuan dan keahlian dalam bidang profesi klinis kebidanan akan tetapi juga memiliki kemampuan dalam bidang manajerial program KIA. (dinkes kobar)