Dukung Program Serasi, Dinas TPHP Gelar Sosialisasi Optimasi Lahan Rawa

Sosialisasi Optimasi Lahan Rawa yang digelar Dinas TPHP Kobar guna mendukung Program Serasi di Aula Dinas TPHP, Selasa (16/10). (dtphp kobar)

MMC Kobar - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kobar menggelar kegiatan sosialisasi Optimasi Lahan Rawa dalam rangka mendukung Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Aula Dinas TPHP selasa (16/10).

Kegiatan ini diikuti oleh beberapa Gabungan Kelompok Tani, tim teknis, tim PPHP Dinas TPHP dan Babinsa kelurahan mendawai (bengaris raya3), Pangkalan Satu dan Bumi Harjo serta Babinsa Desa Sebuai.

(Baca Juga : Reaktivasi Kawasan Wisata Taman Nasional Tanjung Puting)

Hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas TPHP, perwakilan KODIM 1014 Pangkalan Bun, dan konsultan dari PT. Megasurya Pangkalan Bun.

Sosialisasi kegiatan Optimasi Lahan ini merupakan Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana dan Sarana Pertanian pada Kegiatan Optimasi Lahan Rawa untuk mendukung Serasi Tahun 2019 yang berasal dari Bantuan Pemerintah Pusat dengan sistem swakelola. Yakni bagaimana mengoptimalkan fungsi lahan rawa menjadi lahan pertanian produktif melalui perbaikan tata kelola air dan penataan lahan di lahan rawa, sehingga meningkatkan indek pertanaman (IP) dan/atau produktivitas serta partisipasi P3A/GP3A/Poktan/Gapoktan dalam Pengelolaan lahan rawa.

Pada sosialisasi ini juga dijelaskan oleh narasumber bahwa jenis pekerjaan yang dapat dilaksanakan, disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, antara lain Pembangunan dan atau rehabilitasi tanggul/jalan usaha tani, rehabilitasi dan/atau pembangunan pintu air, rehabilitasi dan/atau pembangunan saluran air irigasi dan pembuang (drainase), pembangunan unit pompa air dan perlengkapannya, pengadaan pipa/gorong gorong dan pengolahan tanah sebelum tanam.

Provinsi kalteng mendapat bantuan kegiatan Optimasi Lahan Rawa untuk mendukung Serasi sebesar 25.000 Hektar yang tersebar di 11 Kabupaten. Untuk Kabupaten Kotawaringin Barat sendiri mendapat Bantuan Pemerintah sebesar 200 Ha dan dana bantuan pemerintah Optimasi Lahan Rawa mendukung Serasi ini akan ditransfer langsung ke rekening petani masing-masing.

Dinas TPHP Kabupaten hanya sebagai pelaksana kegiatan yang bertugas membuat Petunjuk Teknis (Juknis), melakukan pendampingan dan bimbingan teknis, melakukan pembinaan kepada petani, monitoring dan evaluasi sesuai typologi rawa baik pasang surut maupun rawa lebak, membuat Perjanjian Kerja Sama dengan kelompok tani penerima bantuan pemerintah dan menetapkannya dalam Surat Keputusan, sebagai dasar penyaluran dana, sesuai PMK Nomor : 173/PMK.05/2016, melaksanakan pengendalian, monitoring dan evaluasi, mendampingi kelompok tani membuat laporan hasil pelaksanaan pekerjaan fisik sebagai dasar pelaporan kepada KPA di Provinsi, melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait, menetapkan calon penerima bantuan pemerintah (CPCL) dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Optimasi Lahan Rawa di kabupaten/kota untuk disampaikan ke provinsi dengan tembusan kepada pemerintah pusat.

”Kegiatan Optimasi Lahan Rawa Mendukung Serasi dari pemerintah pusat ini programnya baru dimulai pada bulan Oktober 2019,  dan akan berakhir pada bulan Desember 2019, dari persiapan sampai dengan selesainya pekerjaan ini sekitar 3 bulan. Dari tahap CPCL sampai selesai pekerjaan, tidak boleh lebih dari tahun berjalan,” kata Suryati, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas TPHP.

“Di Kabupaten Kotawaringin Barat sendiri sudah ada sebanyak 5 Gapoktan sebagai Calon Petani dan Calon Lokasi penerima bantuan pemerintah,” lanjutnya.

“Pada intinya program apapun yang diluncurkan pemerintah tanpa partisipasi aktif masyarakat petani tidak akan berhasil, jadi spirit dan kerja keras petani lah yang dapat mensukseskan program-program pembangunan pertanian,” tambahnya lagi.

Dalam kegiatan optimasi lahan mendukung serasi ini juga akan melibatkan TNI sebagai pendamping/ motivasi kepada petani dalam penyelesaian pekerjaan ini. Dengan harapan Program Serasi yang diterapkan oleh pemerintah ini mampu memberikan hasil yang maksimal. (nunik_s/dtphp kobar)