Workshop  Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi FKTP

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan drg. Akhmad Faozan saat memberikan sambutan pada kegiatan Workshop Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kobar, Rabu (18/09). (nisa/dinkes kobar)

MMC Kobar - Untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada Pendamping, Kepala Puskesmas dan staf puskesmas tentang standar dan instrumen akreditasi versi 2018, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kobar menggelar Workshop Pemahaman Standar dan Instrumen Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Workshop ini menghadirkan narasumber dari Dinkes Provinsi Lampung, Chairudin .S.Si.,M.Kes dan dr. Novi Franika, SKM,M.Kes serta dari Bapelkes Provinsi Jambi, Hasanah Suryani Utami.

(Baca Juga : Perkuat Pelayanan Informasi, PPID Kobar Bentuk Jaringan Layanan Informasi Berbasis Aplikasi)

Plt. Kepala Dinkes Kobar, Achmad Rois, SKM, M.Kes mengatakan bahwa workshop ini adalah perwujudan semangat bersama untuk memperjuangkan mutu, dan diharapkan melalui workshop tatanan mutu ini menjadi atmosfir baru serta menjadi pencerah bagi seluruh jajaran ASN dan tenaga kesehatan.

“Kalau kemaren kita melihat sosok akreditasi itu masih menjadi sosok yang berat, tapi dengan workshop ini saya yakini akan merubah persepsi itu, akreditasi adalah bundling dari pelayanan yang kita berikan, dan jadi bagian yang tidak terpisahkan dengan pelayanan, dimana ada pelayanan disitu ada mutu, dan selalu bergerak kemudian selalu terus menerus meningkat,” terang Achmad Rois.

“Harapan dari workshop ini adalah agar dapat dijalankan serta diimplementasikan, dan tentu dengan suatu pemahaman yang tinggi. Tetapi jika dijalankan tanpa pemahaman yang tinggi isinya akan berat, tetapi jika dengan pemahaman yang tinggi dan diimplementasikan kemudian akhirnya akan menjadi suatu peningkatan yang berkelanjutan,” sambungnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinkes ini digelar selama 3 hari mulai Rabu (18/09) hingga jumat (20/09) dengan peserta sebanyak 60 orang dari puskesmas, 15 orang pendamping, 3 orang kabid dan 15 orang kasi. (nisa/dinkes kobar)