Dispursip Kobar Terima Kunjungan SMKN 4 Pangkalan Bun

*WISATA PUSTAKA DAN WISATA ARSIP
Wisata Pustaka SMKN 4 Pangkalan Bun

MMC Kobar - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerima kunjungan siswa-siswi kelas XI Program Keahlian Manajemen Perkantoran SMKN 4 Pangkalan Bun, Kamis (25/4). Kegiatan ini merupakan kunjungan wisata pustaka sekaligus wisata arsip dan kunjungan industri ke Dispursip Kobar.

Pustakawan Ahli Muda, Zokhratus Safhidah bersama Pustakawan Mahir Cicih Sri Wahyuni dan Pengelola Bahan Pustaka Ricka Ayu Roselin menerima langsung kunjungan tersebut di halaman Dispursip Kobar.

(Baca Juga : Tingkatkan Kualitas SDM Bidang Pariwisata, Dispar Kobar Adakan Pelatihan Pemandu Wisata)

Dalam kesempatan tersebut, Cicih Sri Wahyuni mengajak siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun untuk wisata pustaka dan menyampaikan sosialisasi terkait layanan perpustakaan di ruang layanan sirkulasi.

“Siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun bisa memanfaatkan layanan yang ada di perpustakaan daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, dimana layanan kita buka setiap hari dari pukul 07.30 – 20.00 WIB, kecuali libur nasional dan bisa menjadi anggota perpustakaan,” terang Cicih.

Penyampaian Materi pada kegiatan wisata arsip SMKN 4 Pangkalan Bun

Setelah wisata pustaka, siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun yang berjumlah 31 orang dan 3 guru pendamping diajak untuk mengikuti wisata arsip. Pada kegiatan layanan wisata arsip ini, siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun disambut secara langsung oleh Arsiparis Ahli Muda, Leni Agustin di ruang layanan kearsipan. Siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun juga diberikan sosialisasi terkait layanan arsip dan pentingnya arsip.

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, Cici Saputri sebagai narasumber menyampaikan materi terkait pengelolaan arsip dinamis dan arsip statis, dimana arsip dinamis terdiri dari arsip aktif dan inaktif.

Cici Saputri mengatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan adalah rekaman kegiatan/peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan kemasyarakatan, berbangsa dan bernegara.

Sementara itu Leni Agustin menambahkan, Dispursip Kobar khususnya di Lembaga Kearsipan Daerah  (LKD) tersedia arsip-arsip foto, seperti sejarah Kabupaten Kobar, Kesultanan Kutaringin, para pendiri Kobar, Bupati Kobar dan Gubernur Kalimantan Tengah serta tersedia juga arsip tekstual, peta, film/video yang berupa dokumentasi kegiatan pemerintahan daerah yang tersimpan sampai sekarang.

Leni juga memberikan bekal pengetahuan terkait penyimpanan arsip pribadi seperti ijazah. Ia menjelaskan ijazah tidak diperkenankan untuk dilakukan laminating dikarenakan dapat merusak foto maupun tulisan apabila telah tersimpan lama serta disarankan untuk ijazah disimpan dengan dilakukan enkapsulasi, serta disarankan untuk tidak melubangi dan menstaples dokumen arsip.

Setelah itu, Arsiparis Ahli Muda, Susiati mengajak siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun melihat Depo Arsip yang juga berfungsi sebagai Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) untuk melihat pengelolaan, penyimpanan dan pelestarian arsip.

Dengan adanya kegiatan layanan wisata arsip ini diharapkan siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun dapat mengetahui jenis-jenis arsip dan tata kelola kearsipan serta dapat menjaga arsip pribadi yang dimiliki serta dapat memperoleh informasi dan ilmu yang bermanfaat mengenai pengelolaan kearsipan sehingga dapat mendukung dalam peningkatan kompetensi peserta didik pada bidang studi yang di ambil.

Siswa-siswi SMKN 4 Pangkalan Bun mengunjungi Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) dan Depo Arsip