BNN Kobar Gelar Workshop Kota Tanggap Ancaman Narkoba

(Foto Bersama) - Para awak media usai mengikuti workshop BNN Kobar di Aula Hotel Alibaba. Selasa (14/9)

MMC Kobar – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media untuk Mendukung Kotan (Kota Tanggap Ancaman Narkoba) di Aula Hotel Alibaba, Selasa (14/9/2021).

Acara yang dibuka oleh Kepala BNN Kobar, AKBP I Wayan Korna ini dihadiri 20 orang insan media, baik media cetak, online dan radio. Kegiatan ini menghadirkan empat orang narasumber, yakni Kepala Badan Kesbangpol Kobar Drs. Edie Faganti, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kobar Jul Indra Dhana Nasution, Ketua PWI Kobar Syamsudin, S.H.I dan Dokter Spesialis Kejiwaan RSSI Pangkalan Bun dr. Novera Pembriyani,M.Biomed.,Sp.KJ.

(Baca Juga : Loka BPOM Kobar Gelar Kegiatan KIE Resistensi Antibiotik, Farmakovigilans Dan Pengelolaan Sampah Obat)

I Wayan menuturkan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini dikarenakan bahwa insan media memiliki peran penting dalam mendukung Kotan. Karena, lanjut Wayan, salah satu penilaian dalam kotan adalah seberapa banyak media memuat berita tentang P4GN di Kabupaten Kobar.

"Semoga dalam acara workshop ini, dapat menambah wawasan peserta, khususnya dalam rangka membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa menyalahgunakan narkoba itu sangat berbahaya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kobar Jul Indra mengatakan bahwa penanganan peredaran narkoba bukan hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum maupun pemerintah saja, tetapi semua elemen masyarakat juga harus berupaya, saling bekerja sama dan membantu dalam rangka memberantas narkoba khususnya di Kabupaten Kobar.

“Melalui workshop ini, diharapkan para jurnalis bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Dan bersama aparat hukum dan pemerintah dapat bekerja sama dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Barat sehingga dapat terwujud kota tanggap ancaman narkoba,” kata Jul Indra. (humas diskominfo kobar)