Awasi Dana Desa dengan Aplikasi Siswaskeudes, Tiga Inspektorat Kabupaten Gelar Bimtek di Kobar 

Inspektur Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Agus Suparji saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Aplikasi Siswaskeudes yang diikuti oleh Inspektorat Kobar, Inspektorat Lamandau dan Inspektorat Sukamara di Aula Inspektorat Kobar, Pangkalan Bun, Kamis (12/03).

MMC Kobar - Saat ini pembangunan desa menjadi salah satu prioritas pemerintah, sebagaimana dinyatakan dalam nawacita ketiga yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Sejak bergulir pada tahun 2015 lalu hingga tahun 2019, sebanyak 260 triliun dana desa mengalir ke 74.957 desa. Namun dalam kenyataannya, dana desa yang berlimpah tersebut rawan korupsi. Tata kelola dana desa belum sepenuhnya bebas dari korupsi.

(Baca Juga : KPKNL Pangkalan Bun Akan Laksanakan Lelang Bongkaran Bangunan Milik Setda Lamandau)

Guna mendukung pengawasan terhadap desa, Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Inspektorat Kabupaten Lamandau, dan Inspektorat Kabupaten Sukamara mengandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Siswaskeudes di Aula Inspektorat Kobar. Selama dua hari yaitu tanggal 12-13 Maret 2020, perwakilan dari 3 Inspektorat yang hadir dilatih penggunaan Aplikasi Siswaskeudes.

Sebagai narasumber Bimtek Aplikasi Siswaskeudes, BPKP Kalteng yang hadir terdiri dari Korwas Bidang APD Jusup Partono, Auditor Madya Solihin, dan Auditor Pertama Agus Budi Laksono serta Fembrianto Sasongko. Mereka secara bergantian menerangkan dan melatih penggunaan Aplikasi Siswaskeudes kepada para peserta.

Inspektur Kabupaten Kobar, Agus Suparji menyampaikan bahwa Aplikasi Siswaskeudes sejalan dengan rencana Pemkab Kobar.

“Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Pengawasan Keuangan Desa ini sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk melakukan pengawasan keuangan desa yang akan dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kotawaringin Barat. Sehingga kedepannya harapan kami akan menghemat waktu pengawasan dan menambah luasan jangkauan pengawasan Desa yang dilakukan oleh Inspektorat ,“ ujar Agus Suparji saat membuka kegiatan Bimtek, Kamis (12/3).

Pada kesempatan yang sama, Tim Perwakian BPKP Provinsi Kalteng Jusup Partono menyampaikan terima kasih kepada Inspektorat Kobar yang telah bersedia menjadi tuan rumah Bimtek Aplikasi Siswaskeudes dan menjadi piloting implementasi Aplikasi Siswaskeudes.

“Terima kasih kepada Inspektorat Kobar yang bersedia menjadi tuan rumah kegiatan ini, semoga Aplikasi Siswaskeudes ini bisa segera di implementasikan,” kata Jusup Partono.

“Dalam rangka pengendalian dan pengawasan keuangan desa telah dikembangkan Aplikasi Siswaskeudes yang akan membantu Inspektorat Kabupaten dalam melaksanakan Audit Dana Desa. Dengan diselenggarakannya bimtek ini diharapkan adanya masukan dari Inspektorat Kabupaten terkait dengan kebutuhan informasi yang diperlukan oleh pemerintah kabupaten dalam melaksanakan pengawasan terhadap Dana Desa,” tambah Jusup Partono.

Peserta Bimtek Aplikasi Siswaskeudes sebanyak 50 Peserta dari tiga Inspektorat Kabupaten, yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat sebagai tuan rumah, Kabupaten Lamandau, dan Kabupaten Sukamara. Acara dilanjutkan dengan paparan Tim Siswakeudes BPKP Kalteng dengan para peserta. (inspektorat kobar