Yadi: BPNT Penyempurnaan Rastra bagi Warga Pra Sejahtera

FOTO BERSAMA: Bupati Kobar Hj Nurhidayah (tengah), Pj Sekda Kobar Suyanto (kiri ketiga), Kepala Dinas Sosial Kobar Akhmad Yadi (kanan kedua), perwakilan Unsur Forkopimda, Agen dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam acara launching Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kabupaten Kobar di Aula Bappeda Kobar, Rabu (14/11). (Ana)

MMC KOBAR - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan sosial pangan yang disalurkan dalam bentuk non tunai, pengalihan dari Beras Sejahtera (Rastra) dari pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mekanismenya melalui uang elektronik untuk membeli bahan pangan berupa beras dan telur di pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan bank penyalur, biasa disebut Agen Bank atau e-Warung.

“Pelaksanaan BPNT merupakan penyempurnaan dari pelaksanaan subsidi Beras Sejahtera (Rastra) yang masih dianggap kurang efektif dan efisien,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Akhmad Yadi pada acara launching program BPNT Kabupaten Kobar oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah di Aula Bapeda Kobar, Rabu (14/11).

(Baca Juga : Baznas Kabupaten Kobar Gelar Sosialisasi Zakat di Kecamatan Arut Selatan)

Dijelaskannya lebih lanjut, bantuan sosial pangan itu hanya diperuntukkan bagi penerima manfaat yang memenuhi kriteria, dan terdaftar dalam basis data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin di Kementerian Sosial RI.

Sementara itu, Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyebutkan bahwa Kabupaten Kobar merupakan kabupaten pertama di Provinsi Kalimantan Tengah yang melaksanakan program BPNT sejak Mei 2018 lalu.

“Program BPNT di Kobar sudah dilaksanakan sejak bulan Mei 2018, dan merupakan kabupaten pertama di Kalteng yang melaksanakan program BPNT,” ujarnya.

Dan lagi, di Kabupaten Kobar saat ini terdapat 8.163 keluarga pra sejahtera yang terdaftar sebagai KPM, terdiri dari anggota KPM Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 4.257 KK dan Non PKH sebanyak 3.906 KK.

Bupati pun melanjutkan, dimana setiap bulannya KPM tersebut bakal menerima bantuan sebesar Rp 110 ribu yang akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Untuk itu, dia berharap agar KPM bisa memanfaatkan bantuan yang diterimanya dengan sebaik-baiknya, guna meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Juga untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga,” ucap Bupati. (Ana)