Tingkatkan Sinergi Penerimaan Negara, KPP Pratama Pangkalan Bun Kunjungi KPPBC Pangkalan Bun

Kepala KPP Pratama Pangkalan Bun dan Kepala KPPBC Pangkalanbun berfoto bersama saat kunjungan, Rabu (05/01/2022).

MMC Kobar – Rabu (5/01) Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pangkalan Bun berkunjung ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pangkalan Bun. Kunjungan ini dalam rangka memperkuat sinergi instansi di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kepala KPP Pratama Pangkalan Bun disambut langsung oleh Kepala KPPBC Pangkalan Bun, Pandhu Pratomo Surtianto di ruang rapat.

Kerjasama antara KPP Pratama Pangkalan Bun dan KPPBC Pangkalan Bun ini dilakukan untuk menjaga momentum penerimaan negara berupa pajak pada tahun 2022. Pada tahun 2021 masing-masing kantor berhasil mencapai target penerimaan yang diemban. Sebuah prestasi dan capaian yang perlu dijaga agar tercapai juga di tahun 2022.

(Baca Juga : KPU Kobar Gelar Sosialisasi Aturan Kampanye Pilgub Kalteng Tahun 2020)

Kepala KPP Pratama Pangkalan Bun Dahlia berterima kasih atas bantuan dari KPPBC Pangkalan Bun karen pada tahun 2021 yang telah membantu KPP Pratama Pangkalan Bun dalam melaksanakan tugasnya untuk mengumpulkan pajak penerimaan negara. Utamanya dalam menangani Wajib Pajak yang melakukan kegiatan ekspor.

Dahlia juga menyampaikan harapannya untuk memperkuat sinergi antar instansi di bawah Kemenkeu di Kobar. "Semoga kita bisa meningkatkan sinergi antar kantor Kemenkeu di sini (Kobar) dengan acara Learning Kemenkeu One dan acara-acara lainnya,” ucap Dahlia.

"Sesuai dengan harapan Bu Menteri Keuangan bahwa pada tahun 2022 ini, unit di bawah Kemenkeu diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan usahanya. Kalau dari (kantor) Bea Cukai bisa membantu atau mengedukasi tentang kegiatan ekspor. Kalau (kantor) pajak nanti membantu dari meningkatkan pemahaman pencatatan keuangan dan pajaknya," imbuhnya.

Selain itu, menurut Dahlia, komunikasi antar pimpinan diperlukan untuk menjaga kualitas sinergi antar masing-masing kantor. Sehingga dapat menunjang tugas dalam mengamankan penerimaan negara. Pajak kuat, Indonesia maju. (wid/kpp pratama)