Sebanyak 39 PNS Kobar Ikuti Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah dan Ujian Dinas

Kepala BKPP, Aida Lailawati saat memberi arahan kepada peserta Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah

MMC Kobar - Sebanyak 39 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) mengikuti ujian pengembangan kompetensi berupa Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah (UKPPI) serta Ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II. Ujian dilaksanakan pada Selasa (16/8) bertempat di ruang CAT Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kobar.

Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya dimana ujian dilaksanakan oleh Pemkab Kobar secara mandiri, ujian tahun ini dilaksanakan sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pemkab Kobar hanya memfasilitasi tempat pelaksanaan ujian.

(Baca Juga : Bekerja Sama dengan BI, Dinas Pariwisata Gelar Pesona Tambun Bungai 2022 Bertajuk Tourism Kobar Rebound)

Kepala BKPP, Aida Lailawati, menerangkan bahwa jumlah peserta sebanyak 39 orang terdiri 15 peserta UKPPI, 18 peserta Ujian Dinas Tingkat I dan 6 peserta Ujian Dinas Tingkat II. Ujian menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) dengan menggunakan passing grade. “Delapan puluh untuk UKPPI, tujuh puluh untuk Ujian Dinas Tingkat I dan delapan puluh untuk Ujian Dinas Tingkat II,” terang Aida.

Meskipun passing grade yang ditetapkan oleh panitia provinsi cukup tinggi, namun Aida optimis semua peserta dapat mencapainya. Pihaknya memaklumi bahwa peserta yang mengikuti ujian ini telah berumur 40 tahun ke atas dan memiliki kesibukan masing-masing yang cukup padat, namun itu tidak menghalangi niat belajar untuk mencapai kelulusan. Terlebih semua peserta telah mendapat pembekalan yang cukup banyak dari widyaiswara BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.

“Saya yakin peserta bisa mengerjakan semua soal dan mampu mencapai nilai passing grade,” ujar Aida optimis.

Berkaitan dengan sistem CBT yang digunakan pada ujian, Aida mendukung penuh. Karena dengan sistem ini pelaksanaan ujian dapat berlangsung dengan jujur, objektif dan transparan. Nilai setiap setiap peserta pun dapat langsung diketahui sesaat setelah ujian berakhir.

Selain itu, dengan sistem CBT juga dapat membuat peserta lebih mahir dengan penggunaan teknologi. “Tidak ada lagi kesan bahwa ada PNS yang masih gaptek dengan teknologi,” canda Aida sembari mengakhiri penjelasannya. (bkpp kobar)