RSSI Pangkalan Bun Gelar Pelatihan Inhouse Training Manajemen Nyeri dan Early Warning System

Direktur RSUD Sultan Imanuddin dr.Fachruddin bersama Ketua Pokja PAP, dr. Untung Surapati, Sp. PD-KGH dan Ketua Panitia acara dr. Muhtar Effendi dalam pembukaan kegiatan InHouse Training Manajemen Nyeri dan Hospital Early Warning System (EWS) di ruang pertemuan IGD lantai 3, Rabu (23/11).

MMC Kobar - Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun menggelar pelatihan InHouse Training Manajemen Nyeri dan Hospital Early Warning System (EWS) di ruang pertemuan IGD lantai 3, Rabu (23/11). 

Sama seperti pelatihan atau IHT lainnya di rumah sakit, para peserta yang mengikuti IHT juga diminta mengikuti pre-test dan post-testPre-test diadakan sebelum pemberian materi untuk mengukur pengetahuan dasar peserta. Sedangkan post-test dilakukan setelah penyampaikan materi guna mengukur perubahan pengetahuan peserta. 

(Baca Juga : Dorong Reformasi Birokrasi, Inspektorat Kobar Gelar Bimtek PMPRB)

Dalam sambutannya Direktur RSSI Pangkalan Bun Fachruddin menyampaikan, kegiatan pada hari ini merupakan salah satu persiapan dalam pelaksanaan akreditasi rumah sakit.

“Serta meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan menambah pengetahuan dan keterampilan petugas dalam melakukan manajemen nyeri dan EWS di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun," ucap Fachruddin.

Fachruddin berharap dalam pelaksanaan inhouse training Manajemen Nyeri dan Early Warning System (EWS) ini kedepannya seluruh karyawan yang bekerja di lingkungan RSSI akan selalu siap menghadapi segala macam kejadian darurat, untuk meningkatkan mutu dan pelayanan pasien.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini yaitu dr. Ari Yuniarto, Sp.An dan Siti Yuliatun, S.Kep.IHT tersebut diikuti oleh seluruh petugas medis baik secara daring maupun luring. (rssi pbun)