Pertemuan Peningkatan Kapasitas bagi Petugas Surveilans se-Puskesmas Kobar

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Bagi Petugas Suveilans Puskesmas di aula Dinkes Kobar, Rabu (25/5)

MMC Kobar - Untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan petugas dalam pencatatan dan pelaporan serta penanggulangan KLB/Wabah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Pertemuan Peningkatan Kapasitas bagi Petugas Suveilans Puskesmas di aula Dinkes Kobar, Rabu (25/5).

Peserta pertemuan ini adalah petugas surveilans di puskesmas dan petugas pengelola data Covid-19 di Puskesmas se-Kobar. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinkes Kobar dan Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah.

(Baca Juga : Penegakan Prokes Kunci Utama Terselenggaranya Haul Akbar Kyai Gede ke-14 di Masa Pandemi)

Surveilans epidemiologi merupakan kegiatan penting dalam manajemen kesehatan untuk pemberian dukungan data dan informasi epidemiologi agar pengelolaan program kesehatan khususnya dalam pencegahan dan pengendalian penyakit, baik menular mupun tidak menular dapat dijadikan dasar suatu tindakan dan kegiatan tertentu agar dapat optimal. Informasi epidemiologi yang berkualitas dan akurat merupakan bukti atau dasar yang dapat digunakan dalam proses pengambilan kebijakan dalam pembangunan kesehatan.

Kepala Dinkes Kobar Achmad Rois mengatakan bahwa semua kasus-kasus penyakit yang ada kita ikuti menurut variabel-varibel epidemologi, variabel orang, variabel waktu dan tempat. Sehingga dari sajian data surveilans yang baik pengendalian penyakit itu bisa fokus dan efektif, dan itulah yang diharapkan dari pertemuan ini.

“Agar petugas surveilans mempunyai kemampuan yang baik untuk mengikuti perkembangan penyakit, dan mengikuti faktor resiko atau penyebab dari penyakit itu. Sehingga kita mempunyai keputusan pengendalian yang tepat, efektif, serta bisa membatasi dan mencegah peningkatan kasus yang signitifikan dan bisa kita hindari 1 agar tidak menular,” ujar Rois.

Achmad Rois juga menambahkan bahwa ini menjadi suatu pekerjaan yang menantang dan mulia ketika bisa menghindarkan dan mencegah penyakit itu muncul di wilayah Kobar.

“Kita harapkan para peserta mempunyai suatu kesadaran baik tentang surveilans, mempunyai pemahaman yang baik  an akhirnya mempunyai satu semangat yang besar untuk melakukan dan menata dalam pekerjaan surveilans,” imbuhnya. (dinkes kobar)

(Foto bersama) Kepala Dinkes Kobar Achma Rois bersama narasumber dan peserta kegiatan.