Penerbangan Perdana Pesawat Citilink di Bandara Iskandar Pangkalan Bun

MMC Kobar - Mulai hari ini, Sabtu (10/4) Pesawat Citilink yang terjadwal pukul 09.45 WIB dengan kode penerbangan QG1143 melakukan penerbangan perdana dengan rute penerbangan dari Bandar Udara (Bandara) Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara Halim Perdanakusma Jakarta.

Pesawat Citilink QG1143 jenis ATR 72-600 yang mendarat di Bandara Iskandar Pangkalan Bun pukul 08.49 WIB tiba dari Bandara Ahmad Yani Semarang dengan mengangkut penumpang total 66 orang yang terbagi 63 penumpang dewasa dan 3 orang penumpang anak-anak.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sentra Manager (SM) Citilink Pangkalan Bun, M. Rosyid saat kegiatan seremonial water salute dan penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

“Untuk kapasitas penumpang pesawat Citilink adalah sebanyak 72 orang. Namun kebijakan dalam mentaati kondisi pandemi Covid-19 saat ini, jumlah maksimal penumpang hanya sebanyak 64 orang saja. Tadi dari Bandara Ahmad Yani Semarang terangkut sebanyak 66 orang penumpang karena 3 diantaranya bayi dan anak-anak,” jelas Rosyid.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat meninjau dan menghadiri acara penerbangan perdana pesawat Citilink di Bandara Iskandar Pangkalan Bun turut menyambut baik serta mengapresiasi atas beroperasinya Maskapai Citilink di Pangkalan Bun.

“Dengan mulai beroperasinya pesawat Citilink di Bandara Iskandar Pangkalan Bun tentunya akan menambah serta memudahkan mobilisasi masyarakat di Kobar dan juga masyarakat yang berada di kabupaten tetangga, baik di Sukamara dan Lamandau untuk berpergian ke Pulau Jawa,” ujar Fitriyana.

Terdaftar hari ini, penumpang pesawat Citilink QG1143 yang berangkat dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mencapai batas maksimal angkut penumpang yakni sebanyak 64 orang.

“Kita semua berharap di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini dengan melihat antusiasme masyarakat/penumpang yang ingin berpergian ke Pulau Jawa melalui jalur udara di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, semoga perekonomian kembali pulih dan sektor transportasi kembali bangkit,” pungkas Fitriyana. (dishub kobar)