Pawai Nasi Adab, Media Merayakan Keberagaman Budaya di Kobar

 

MMC Kobar – Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memeriahkan peringatan hari jadinya yang ke-64 dengan kembali menggelar sebuah acara budaya, yaitu Pawai Nasi Adab dan Budaya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (7/10) ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Dr. Drs. H. Budi Santosa, M.Si. Diikuti oleh ribuan masyarakat, pawai  ini berhasil menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam rangka mernjaga warisan budaya lokal, yaitu nasi adab.

(Baca Juga : RSSI Pangkalan Bun Bersama Dishub Kobar Lakukan Sosialisasi e-Parkir)

Nasi Adab, makanan khas Kobar yang melambangkan keberagaman dan kekayaan budaya daerah, menjadi tajuk utama dalam pawai ini. Para peserta, mulai dari anak-anak hingga dewasa, berpartisipasi dalam arak-arakan yang berlangsung meriah di jalan-jalan utama kotawaringin barat. Mereka mengenakan pakaian tradisional yang khas, sembari membawa hidangan Nasi Adab yang dihias dengan indah.

Pawai Nasi Adab bukan sekadar hiburan semata, begitu diungkapkan oleh Pj. Bupati dalam sambutannya, Budi Santosa menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam. "Pawai Nasi Adab ini dilaksanakan disamping sebagai hiburan bagi masyarakat Kotawaringin Barat, juga merupakan media untuk menanamkan kesadaran kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda, untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal," ungkapnya.

Budi Santosa menilai Pawai Nasi Adab menjadi media penting untuk mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda dan mengajarkan nilai-nilai tradisional yang telah mewarnai sejarah Kabupaten Kotawaringin Barat. 

Pj. Bupati Budi Santosa juga mengapresiasi semangat partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. "Saya sangat bangga melihat begitu banyak warga Kotawaringin Barat yang hadir dan berpartisipasi aktif dalam Pawai Nasi Adab ini, semangat ini menunjukkan betapa pentingnya budaya bagi kita semua," tambahnya.

Para peserta tampil dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, seperti tari-tarian tradisional, musik lokal, dan berbagai kreativitasnya. Semua kegiatan tersebut menjadi wadah untuk merayakan keberagaman budaya yang ada di Kobar. (prokom_rib)