Kolaborasi dengan Perum Bulog, Pemkab Kobar Gelar Pasar Penyeimbang Ramadan

MMC Kobar - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Perum Bulog telah berhasil menghadirkan pasar penyeimbang selama bulan Ramadan di kota Pangkalan Bun bertempat di Taman Kota Pangkalan Bun, Selasa (12/3). Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga stabil bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Pasar Ramadan yang berlokasi di kota Pangkalan Bun menjadi pusat perhatian masyarakat setempat sejak dimulainya bulan suci Ramadan. Kolaborasi antara Pemkab Kobar dan Perum Bulog menjadi kunci kesuksesan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan puasa.

(Baca Juga : Sosialisasikan Pengembangan Pemanfaatan Pangan Pokok Lokal, DKP Kobar Undang TP-PKK Kecamatan dan PPL)

Pj Bupati Kobar Budi Santosa menyatakan, Pasar Penyeimbang Ramadan ini adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup dan harga yang terjangkau bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. “Kolaborasi dengan Perum Bulog telah memberikan kontribusi besar dalam mencapai tujuan tersebut,” Budi Santosa.

Selain itu, Perum Bulog juga turut berperan aktif dalam memastikan pasokan bahan pokok terjaga dengan baik. Kepala Perum Bulog Kobar, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyediakan bahan pokok dengan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat selama bulan Ramadan. 

“Kami juga melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan harga bahan pokok di pasar Ramadan ini,” ujarnya

Pasar Penyeimbang Ramadan di Pangkalan Bun telah menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat. Dengan adanya pasar ini, masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan lebih nyaman dan tanpa perlu khawatir akan kenaikan harga yang signifikan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Perum Bulog dalam menghadirkan Pasar Penyeimbang Ramadan di Pangkalan Bun telah membawa manfaat besar bagi masyarakat, dengan ketersediaan bahan pokok yang cukup dan harga yang stabil selama bulan suci Ramadan. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung kebutuhan masyarakat selama bulan puasa.