Dukung Kobar Raih Predikat Kota Layak Anak Madya, Bapas Pangkalan Bun Usulkan Pembentukan Griya Abipraya

MMC Kobar - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah (Kalteng) mendukung Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) Madya.

Hal ini disampaikan Kepala Bapas Kelas II Pangkalan Bun melalui Kepala Subseksi Bimbingan Klien Anak Wayan Iryawan saat menghadiri rapat kordinasi Penilaian Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2023 di ruang rapat Setda, Kamis (9/3).

(Baca Juga : Bangun Infrastruktur Bukan Hanya Urusan Ekonomi, Tapi Juga Persatuan Bangsa)

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kobar Agus Basrawiyanta, yang dijuga dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja (Satker) yang menyelenggarakan urusan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Wayan menyampaikan bahwa Bapas Pangkalan Bun mendukung sepenuhnya Kabupaten Kotawaringin Barat mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) Madya. 

“Dalam proses peradilan pidana anak yang berkonflik dengan hukum Bapas selalu hadir, guna memastikan hak anak tetep terpenuhi, dehingga kepentingan terbaik bagi anak dapat terpenuhi,” ucap Wayan.

Wayan juga menambahkan dalam pembimbingan dan pengawasan terhadap anak yang telah mendapatkan putusan pengadilan perlunya wadah/tempat untuk melakukan pembimbingan sepeti perlu adanya Griya Abipraya untuk menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmaslipas). 

“Melalui kegiatan kepribadian, kemandirian, dan pembingan, sehingga hak anak yang berkonflik dengan hukum dapat terpenuhi sesuai dengan amanat Undang undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) Nomor 11 tahun 2012,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kobar Agus Basrawiyanta menyambut baik masukan yag disampaikan oleh Bapas Pangkalan Bun. “Saya menyambut baik usulan yang disampaikan Bapas Pangkalan Bun dalam pembentukan Griya Abipraya sebagai wadah kegiatan pembimbingan terhadap Anak yang berkonflik dengan hukum,” ungkapnya. 

Agus juga mengucapkan terimakasih ada kontribusi Bapas pangkalan Bun dalam pendampingan Anak yang berkonflik dengan hukum sehingga Kabupaten Kotawaringin Barat meraih predikat KLA.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) M.Arfandy menyambut baik atas disetujuinya pembentukan Griya Abipraya di Pangakalan Bun oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kobar. 

“Semoga dengan adanya Griya Abipraya dapat menjadi wadah dalam melakukan bimbingan dan pengawasan serta memberikan pelatihan bagi Anak yang berkonflik dengan hukum di Kabupaten Kotawaringin Barat,” pungkas M.Arfandy. (humas bapas pbun/diskominfo kobar)