Disdikbud Kobar Gelar Kegiatan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Dasar

sambutan dan arahan dari Sekretaris Dinas Dikbud Kab Kobar Ibramsyah.

MMC Kobar – Senin (21/11) bertempat di aula SKB, sebanyak 44 guru jenjang SD dan SMP se-Kotawaringin Barat (Kobar) berkumpul dalam kegiatan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Dasar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kobar melalui bidang Pembinaan Ketenagaanselama 2 hari mulai tanggal 21-22 November 2022.

Kepala Dinas Dikbud melalui Sekretaris Ibramsyah dalam sambutannya menyampaikan, Provinsi Kalteng khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat dengan berbagai keanekaragaman budaya, alam dan sosial memiliki beragam kekayaan daerah yang harus dilestarikan dan dikembangkan. Sehingga sangat penting bagi setiap pendidik mengenalkan serta mengajarkan kebudayaan Kotawaringin bagi para peserta didiknya.

(Baca Juga : Pemkab Kobar Gelar Rapat Terbatas Kesiagaan Hadapi Virus Corona (COVID-19))

“Sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014, muatan lokal diperlukan untuk membekali peserta didik dengan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diperlukan untuk mencintai lingkungan Alam, sosial, dan Budaya di daerahnya,” kata Ibramsyah.

Guru-guru para peserta kegiatan Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Dasar tahun 2022

Sekdis menambahkan, implementasi kurikulum muatan lokal dalam seting Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat adalah mengimplementasikan kurikulum muatan lokal bahasa Kotawaringin kedalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.

“Meskipun sebagian dari kita bukan suku asli dari Kotawaringin, namun kita harus mempelajari serta memperkenalkan kebudayaan tersebut agar seni budaya daerah tidak hilang begitu saja,” imbuhnya. 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kabid Pembinaan Ketenagaan M.Marhani, S.Pd.Ind, Kasi PTK SD Rumani,S.Pd, dan Pengawas SMP Cucu Sukmara, S.Pd. (disdikbud_kobar)

(Foto Bersama) - Sekretaris Disdikbud Kobar Ibramsyah bersama para nara sumber dan peserta kegiatan.