Damkar Sosialisasikan Pencegahan Dan Penanggulangan Kebakaran Di Kelurahan Raja

Petugas Damkar tengah mensimulasikan penanganan kebakaran yang disebabkan oleh kebocoran pada selang regulator kompor gas. (satpol pp & damkar kobar)

MMC Kobar - Kelurahan Raja Kecamatan Arut Selatan bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Kobar melalui Bidang Pemadam Kebakaran menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran dengan tema "Edukuasi Manajemen Proteksi Kebakaran" di Aula Kelurahan Raja, Jum'at (26/07).

Dalam sambutannya Lurah Raja, Rangga Lesmana, S.IP yang dibacakan Sekretarisnya Huda Injasarifudin, S.Ikom menyampaikan bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah yang pertama karena Kelurahan Raja termasuk wilayah rumah padat penduduk, salah satu contoh susahnya akses masuk mobil Damkar masuk ketempat kejadian jika terjadi kebakaran ditengah lokasi padat penduduk.

(Baca Juga : Pelayanan Jemput Bola Adminduk di Bumi Harjo)

“Makanya dari itu kami bekerjasama dengan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Barat untuk sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran diwilayah Kelurahan Raja,” jelas Huda.

Selanjutnya, Huda juga berharap kepada setiap peserta sosialisasi yang berjumlah 45 orang dan merupakan perwakilan dari setiap RT di wilayah Kelurahan raja, setelah acara ini dapat mensosialisasikan kepada warganya masing-masing, mengingat di Kelurahan Raja pemukiman padat penduduk jadi melakukan pencegahan lebih baik.

”Salah satunya dengan membentuk satuan satuan relawan pemadam kebakaran disetiap RT yang berada di wilayah Kelurahan Raja,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni melalui Kabid Damkar Hafiluddin, mengatakan kegiatan tersebut intinya lebihnya pada pengetahuan dan keterampilan bagaimana Masyarakat itu harus bisa memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran melebihi upaya penanggulangannya,

”Pertama mengerti bagaimana kebakaran terjadi, penjalarannya dan bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya. Kedua memberikan kesadaran tentang pentingnya meningkatkan perilaku keseharian dalam pencegahan kebakaran. Ketiga mengenal dan menjelaskan beberapa cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang terjadi karena kebocoran pada selang regulator kompor gas dan cara penggunaan alat pemadam kebakaran seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan yang terakhir bagaimana mengantisipasi dan mengurangi kerugian akibat kebakaran sebelum kebakaran itu membesar,” jelasnya.

Melalui sosialisasi ini diharapkan bencana kebakaran pada lingkungan masyarakat bisa diminimalisir dan juga mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya pencegahan dini kebakaran.

”Terjadinya kebakaran perumahan penduduk karena kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat akan lingkungan diantaranya pemasangan instalasi listrik yang tidak standar, pembakaran sampah yang tidak diawasi, ibu rumah tangga yang lalai mematikan kompor. ya, lebih pada kewaspadaan dan mengingatkan sebelum terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan,” papar Kabid Damkar. (Pol PP & Damkar Kobar/bid. damkar)