Damkar Kobar Berikan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran kepada Kelompok Tani Desa Pangkalan Tiga

Pengenalan beberapa bagian yang terdapat pada tabung APAR oleh Kepala Bidang Damkar, Kamis (23/6). (Foto by Damkar/Rz)

MMC Kobar - Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan para petani dan pegawai pemerintah Desa Pangkalan Tiga dalam menangani kebakaran, Pemerintah Desa Pangkalan Tiga bersama kelompok Petani Kelapa Sawit Mandiri pada Kamis (23/06/2022) mengadakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan ini diikuti 50 petani serta pegawai Pemerintah Desa Pangkalan Tiga.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pangkalan Tiga Kecamatan Pangkalan Lada digelar bertujuan untuk menambah pengetahuan tentang cara penanggulangan bahaya kebakaran.

(Baca Juga : Tingkatkan Kapabilitas APIP, Inspektorat Kobar Gelar Bimtek Audit Kinerja)

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Suyamto selaku Kepala Desa Pangkalan Tiga Kecamatan Pangkalan Lada. Dalam sambutannya Suyamto menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mengedukasi para petani dan serta pegawai pemerintah desa pangkalan tiga supaya lebih sigap dan tau apa yang harus dilakukan dengan tepat dan benar saat terjadi kebakaran.

“Melalui kegiatan ini para petani dan pegawai kantor desa pangkalan tiga dapat mempraktikkan bagaimana cara penanggulangan pertama apabila terjadi suatu kebakaran baik di lingkungan kerja maupun di tempat tinggal masing-masing,” kata Suyamto.

“Untuk itu, diharapkan kepada para peserta yang ikut kegiatan ini agar dapat benar-benar mengikuti dengan serius dan memahami apa yang disampaikan oleh narasumber,” imbuhnya.

Personil Damkar berikan materi praktik pemadaman menggunakan cara tradisional dan modern. (Foto by Damkar/Rz)

Sementara itu Kasat Pol PP dan Damkar Kobar melalui Kepala Bidang Damkar Dwi Agus Suhartono mengatakan, menanggulangi kebakaran bukan hanya tugas damkar, tetapi juga merupakan tugas bersama. Karena saat api masih kecil itu teman, saat api sudah besar itu lawan. Sehingga perlu penanganan yang benar saat menghadapi kebakaran.

"Jadi selagi api masih kecil jangan sampai api tersebut sampai membesar karena dapat menimbulkan kerugian yang sangat besar. Maka dari itu mari kita bersama-sama belajar cara penanggulangan kebakaran. Dengan memahami teori Segitiga Api yang akan dijelaskan oleh petugas kami dan akan kita simulasikan bersama-sama setelah pembukaan dan terori," terang Agus Suhartono.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktik dan simulasi pemadam oleh Damkar Kobar. Dalam simulasi tersebut Agus menjelaskan cara memadamkan kebakaran menggunakan bahan basah.

“Simulasi yang akan kita praktikkan yaitu cara pemadaman menggunakan benda basah atau yang biasa kami sebut dengan cara tradisional. Menggunakan handuk atau kain basah lalu kita tutupkan ke titik api tersebut saat api masih kecil,” papar Agus.

Agus juga mensimulasikan cara penanggulan kebakaran yang disebabkan kebocoran pada komponen kompor gas LPG serta cara menggunakan alat yang modern yaitu Alat Pemadam Api Ringan (APAR). (rz/polppdamkarkobar)