Bupati Berdongeng Tentang Kancil

MMC Kobar -  Pada suatu hari, waktu si kancil sedang asik minum air di sebuah sungai, tiba tiba si kancil mendengar suara teriakan minta tolong dan ketakutan, mendengar suara itu si kancil pun langsung mencari tahu darimana asal suara itu datang. Dan begitu terkejutnya dia (pen : si kancil) melihat ada seekor singa yang sangat besar tengah bersiap akan memangsa seekor tikus yang sangat lemah dan tak berdaya. Meski si kancil sebenarnya diliputi rasa takut yang amat sangat, tapi hati nuraninya mendorong dia untuk membantu si tikus yang sedang dilanda masalah, akhirnya si kancil pun memberanikan diri untuk menolong sahabatnya si tikus.

Itulah sepenggal dongeng yang dibacakan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj Nurhidayah, dari buku dongeng "Si Kancil Raja Hutan Sejati". Dongeng yang dibacakan oleh orang nomor satu di Kobar ini mendapatkan sambutan anak anak Taman Kanak-Kanak pada acara Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku (Germas Baku), Sabtu (5/5), di TK Pembina Arut Selatan. Dalam acara itu dihadiri juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, Aida Lailawati.

(Baca Juga : Tiga Jurus Dirjen Aptika Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Hoaks)

Tanpa canggung, anak anak TK pun mendekati bahkan mengelilingi Bupati Kobar yang sambil duduk membacakan buku dongeng, nampak juga Bupati Kobar dengan kelembutan membacakan kalimat tiap kalimat yang ada dalam buku dongeng tentang si kancil.

Menurut Bupati Kobar Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku ini sangat baik sekali dimana orangtua diharapkan bisa meluangkan waktu bagi putra putri yang memasuki usia dini untuk membacakan dan menceritakan gambar yang ada dalam buku.

"Pendidikan anak pada usia dini sangat penting sehingga peranan orangtua dituntut ikut serta mendampingi perkembanganya, sebab pendidikan anak pada usia dini merupakan langkah dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang berakhlaq, berakal dan bisa diandalkan pada masa mendatang," kata Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar, Aida Lailawati, mengatakan bahwa perlunya orangtua membacakan buku adalah untuk menambah kosakata baru dan untuk meningkatkan rasa ingin tahu.

"Dengan kita membacakan buku untuk anak anak kita yang memasuki usia dini hal itu dapat meningkatkan kemampuan mengungkapkan ide pada anak, juga untuk mengembangkan daya imajinasi anak usia dini," ujar Aida.

Melalui membacakan buku oleh orangtua kata Aida, juga untuk menumbuhkan minat baca pada anak, sehingga orangtua pun dapat memahami tahap perkembangan membaca pada anak.

Selain itu juga orangtua dapat memahami cara belajar anak, melalui membacakan buku juga dapat memperkenalkan anak berbagai media/sumber bacaan, dan orangtua pun diharapkan dapat menyediakan bahan bacaan untuk anak.

"Gerakan Orangtua Membacakan Buku ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kembangkan minat pada pada anak, sehingga akan menambah ilmu pengetahuan," ujar Aida. (Humas Diskominfo Kobar)