Bapas Kelas II Pangkalan Bun Ikuti Pelatihan Trauma Healing

MMC Kobar - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pangkalan Bun Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimanatan Tengah melalui Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Anak Wayan Iryawan mengikuti Pelatihan Trauma Healing Pendamping Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Selasa (1/11).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

(Baca Juga : Respon Cepat Damkar Kobar Terima Laporan Warga Terjadinya Kebakaran)

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Kobar Arbani Taufik. Dalam sambutannya Arbani mengatakan, pelatihan ini sangat penting mengingat sering terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Kabupaten Kobar.

“Dengan adanya kegiatan ini instansi pemerintah maupun lembaga sosial pemerhati korban kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat membantu individu yang mengalami kekerasan,” ujar Arbani.

Sementara itu, Kepala UPTD PPA Idna Kholila dalam laporannya menyampaikan, dalam penanganan korban kekersan terhadap perempun dan anak perlu keterlibasan semua instansi pemerintah mupun lembaga sosial yang menyelenggarakan urusan di bidang penanganan korban kekerasan terhadap perempun dan Anak.

“Sehingga dampak buruk dari terjadinya kekerasan dapat dihindari melalui Pelatihan Trauma Healing seperti yang kita lakukan pada hari ini,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian meteri dari Dinas Kesehatan Kobar, Psikolog Klinis dan Dokter Spesialis Kejiwaan, serta sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta pelatihan.

Pelatihan Trauma Healing ini dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai, dan diikuti oleh instansi pemerintah, rumah sakit maupun lembaga sosial pemerhati  korban kekersan terhadap perempun dan anak yang ada di Kabupaten Kobar. (Humas Bapas P.Bun)