Antisipasi Keselamatan Warga, TRC BPBD Kobar Eksekusi Pohon Lapuk

TRC-BPBD mempersiapkan penanganan pohon rawan tumbang di Jl. Natai Arahan Selasa (22/2).

MMC Kobar - Dalam musim penghujan seperti sekarang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) siap siaga mengantisipasi setiap kemungkinan terjadinya bencana. Informasi dari masyarakat juga bisa membantu meminimalisir munculnya korban yang tidak diperlukan.

Pada Selasa (22/2) personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD menindaklanjuti laporan warga tentang pohon yang kering dan mati di pinggir sepanjang jalan dalam kota Pangkalan Bun yang membahayakan pengguna jalan. Kepala Pelaksana BPBD Kobar melalui Koordinator regu II TRC BPBD Andan Santana mengungkapkan penanganan dilakukan di dua lokasi, yakni di Jalan Jend. Sudirman Kelurahan Sidorejo dan Jalan Natai Arahan Kelurahan Baru.

(Baca Juga : Bupati Hj Nurhidayah Ajak Pengurus DWP Kobar Terus Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Diri)

"Pemantauan sebelumnya sudah dilakukan beberapa hari lalu oleh Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Setelah ada laporan dari masyarakat bahwa ada beberapa warga yang melintas terkena patahan ranting kami langsung tindaklanjuti," ujar Andan. Bersama ketua RT dan warga serta 4 orang personil dari patroli Sabhara Polres kobar yang saat itu melintas ikut serta mengamankan jalan nya eksekusi

Ada total 6 pohon yang lapuk dan dinilai sudah cukup berbahaya bagi warga dan pengguna jalan yang melintas. Masing-masing 5 pohon di Jalan Jend. Sudirman dan 1 pohon di Jalan Natai Arahan.

TRC-BPBD mempersiapkan penanganan pohon rawan tumbang di Ja;an Jend. Sudirman Selasa (22/2)

"Dalam pelaksanaan eksekusi pohon yang Lapuk khusus nya di pinggir jalan bagi warga yang melintas bisa bersabar dan mengikuti arahan Personil di lapangan demi menjaga keamanan dan keselamatan," ujar Andan.

Mengingatkan kembali kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap kemungkinan bencana yang akan terjadi di sekitar kita, segera laporkan kepada BPBD Kobar. Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana sangat diperlukan. (bpbd kobar)