Wujudkan Perencanaan SDM Kesehatan yang Tepat dan Akurat, Dinkes Kobar Laksanakan Pemutakhiran Data Melalui Aplikasi SI-SDMK Online

Pengelola Data SI-SDMK yang sudah hadir sedang menunggu antrian untuk proses Desk Data yang dilaksanakan secara bergantian di Aula Dinas Kesehatan Kobar.

MMC Kobar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan kegiatan pemutakhiran data SDM Kesehatan pada aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SI-SDMK) dan aplikasi perencanaan kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan (Renbut) di Aula Dinas Kesehatan pada Rabu (16/2).

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan informasi dan perkembangan cakupan pendataan SDM Kesehatan yang tidak hanya kepada rumah sakit dan puskesmas, akan tetapi kepada fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti klinik pratama, praktek tenaga kesehatan mandiri, apotek dan sebagainya, diperlukan penguatan dalam pengelolaan data dan informasi SDM Kesehatan melalui SI-SDMK. Tujuannya untuk meningkatkan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada program pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan, serta rekonsiliasi data SDM Kesehatan Kabupaten Kobar.  

(Baca Juga : Kobar Persiapkan Diri Ikuti Nominasi IGA 2019)

Kegiatan pemutakhiran data SDM Kesehatan dihadiri oleh Pengelola Data SDM Kesehatan dari 18 puskesmas, RSUD Sultan Imanuddin, Laboratorium Kesehatan Daerah, Instalansi Farmasi Kesehatan Daerah, dan rumah sakit swasta serta klinik swasta agar diperoleh data lengkap, akurat dan terkini yang berasal dari berbagai unit/fasilitas pelayanan kesehatan baik milik pemerintah, pemerintah daerah dan swasta.

Fokus Pertemuan Pengelola Data SDM Kesehatan adalah terkumpulnya update data SDMK di Kabupaten Kobar melalui Aplikasi SI-SDMK Online dengan desk data SDMK Kabupaten yang dilaksanakan dengan menerapkan prokes ketat.

Pengelola data SI-SDMK Kabupaten dan salah satu puskesmas sedang melaksanaan Desk Data SDMK

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kobar melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Akhmad Faozan menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan agar kedepan perencanaan pengadaan ketenagaan tidak terjadi lagi duplikasi.

“Karena pengelola data SI-SDMK ini benar-benar kita persiapkan untuk menyiapkan data lengkap agar menghasilkan informasi akurat dan terkini dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan SDM Kesehatan,” tuturnya.

“Kegiatan ini juga nantinya akan melibatkan pemerintah daerah baik dari BKPP, Bappeda, dan Juga BPKAD,” imbuhnya.(AW/Dinkeskobar)