Wabup Kobar Monitoring Kondisi Drainase dan PJU Kecamatan Kumai

MMC Kobar - Kondisi cuaca yang mulai masuk ke musim hujan perlu diantisipasi sedini mungkin agar mampu meminimalisir dampak yang merugikan masyarakat. Pada Selasa (11/2) Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah didampingi satuan kerja terkait melaksanakan monitoring kondisi drainase di kecamatan Kumai.

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut kegiatan gotong-royong bersama yang dilaksanakan sebelumnya. Kecamatan Kumai yang berada di pesisir sangat rentan terdampak banjir pada titik-titik pemukiman warga. Ahmadi menyampaikan bahwa kondisi drainase yang dangkal dan kecil juga membuat volume air yang tertampung menjadi tidak lancar mengalir sehingga membuat genangan yang cukup menggangu kenyamanan warga.

(Baca Juga : Sepakati Program Kerja dan Rencana Aksi Daerah, Pj Bupati dan Unsur Forkopimda Kobar Teken Nota Kesepahaman)

“Untuk itu kami telah menginstruksikan kepada bidang cipta marga Dinas Pekerjaan Umum Kotawaringin Barat untuk menganggarkan dan melaksanakan normalisasi drainase,” kata Ahmadi. Langkah ini sekaligus juga sebagai antisipasi terhadap munculnya penyakit demam berdarah.

Wakil Bupati juga menghimbau warga agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
Perhatian Wakil Bupati kali ini juga menyasar pada sumber penerangan jalan di kecamatan Kumai. Kondisi penerangan jalan yang maksimal diyakini dapat mengantisipasi hal-hal yang memungkinkan mengganggu ketertiban umum dan kecelakaan lalu lintas.

“Sejalan dengan itu maka Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyiapkan penerangan jalan yang modern meliputi peralatan Lampu, jaringan dan kelistrikan yang mengadopsi teknologi baru agar lebih hemat dan efisien dengan standard mutu yang baik dimulai pada tahun 2021,” lanjut Ahmadi.

Dengan harapan penerangan semua teratur dengan baik sesuai konsep Pangkalan Bun Smart City kedepannya. (prokom kobar