Wabup Ahmadi Riansyah Apresiasi Ponpes di Kobar yang Telah Mendukung Pelayanan Pendidikan kepada Masyarakat

Wabup Kobar Ahmadi Riansyah saat menyampaikan sambutannya pada Acara syukuran Milad ke-18 Pondok Pesantren Waladul Amin sekaligus Haul Abag Guru Sekumpul ke-17, Jumat (18/2/2022)

MMC Kobar - Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah menghadiri acara syukuran Milad ke-18 Pondok Pesantren Waladul Amin yang bertempat di kelurahan Baru. Kegiatan yang digelar pada Jumat (18/2) siang ini sekaligus dilaksanakan peringatan haul ke-17 Guru Sekumpul. Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Habib Muhammad Rafiq Bin Al Kaff dari Banjarmasin sebagai penceramah. 

Dalam sambutannya Ahmadi menyampaikan apresiasinya kepada para pengurus pondok pesantren Waladul Amin, karena telah membantu pemerintah daerah dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Ahmadi yang juga sebagai orang tua mengaku di era perkembangan teknologi informasi saat ini mendidik anak-anak memiliki tantangan yang besar.

(Baca Juga : KPU Kobar Gelar Evaluasi Badan Adhoc Pilkada Serentak 2020)

“Anak-anak saat ini lebih memilih aktifitas di dunia maya, lebih asyik bermain game di hp dan sebagainya, sangat susah mengawasi anak-anak apalagi bagi orang tua dengan kesibukan berlebih,” kata Wabup. Ahmadi meyakini hampir setiap orang tua kekinian menghadapi permasalahan yang sama.

“Anak-anak lebih asik sibuk di media sosial sehingga sering lupakan perintah agama,perintah orang tua, waktu dan lainnya,” ujarnya. Melihat kondisi ini Ahmadi meyakini jika pondok pesantren menjadi salah satu soslusi terbaik saat ini dalam membimbing anak.

“Tidak hanya dari sisi pendidikan formal, namun pendidikan agama juga akan didapatkan di pondok pesantren. Ini adalah hal yang penting bagi generasi ke depan,” imbuhnya.

Karena itulah dalam kesempatan ini Ahmadi atas nama pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Waladul Amin dan pondok pesantren lainnya atas upayanya mendidik anak-anak.

“Kami berterima kasih atas berdirinya pesantren-pesantren di Kotawaringin Barat, yang menjadi salah satu jawaban dalam rangka menghadapi tantangan zaman,” pungkas Ahmadi. (prokom kobar)