Peringatan Hari Guru, Pj Bupati Kobar Berpesan Agar PGRI Adaptif dan Merespon Segala Perubahan

Pj Bupati Kobar menyematkan pin simbol penghargaan satya lencana kepada guru-guru dengan massa bakti 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

MMC Kobar – Tanggal 25 November 1945, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat pada negara dalam memajukan pendidikan nasional. 

Saat itu, para guru diseluruh tanah air yang tergabung dalam puluhan organisasi guru bersepakat melebur menjadi satu wadah organisasi, yaitu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Di tahun ini 2022 ini PGRI telah berumur 77 tahun, sebagai organisasi profesi jati diri PGRI harus tetap terjaga sebagai organisasi profesi, organisasi perjuangan, dan organisasi ketenagakerjaan yang bersifat independent. 

(Baca Juga : Pastikan Aman, BPBD Kobar Pantau Lokasi Rawan Banjir Genangan)

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Anang Dirjo ketika menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-77 dan Hari Guru Nasional tahun 2022. Kegiatan pada Senin (28/11) ini dilaksanakan di lapangan Senggora kecamatan Kumai dan diikuti oleh ratusan tenaga pendidik dari seluruh kecamatan di Kobar. 

Dalam sambutannya Pj Bupati Anang Dirjo juga berpesan kepada para pengurus dan anggota PGRI Kobar, untuk adaptif merespon segala perubahan dengan saling belajar dan berbagi. 

“Masih banyak pekerjaan rumah terkait tata kelola guru yang harus terus diperjuangkan PGRI. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh terus menjaga integritas,” katanya. 

Anang Dirjo menambahkan bahwa PGRI adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan, dan menyelesaikan berbagai persoalan Pendidikan. 

“Semoga dedikasi dan pengabdian para guru, pendidik dan tenaga kependidikan menjadi penerang bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan, serta sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,”ujar Anang Dirjo. (rib/prokom kobar)