Penegakan Prokes Kunci Utama Terselenggaranya Haul Akbar Kyai Gede ke-14 di Masa Pandemi

Kabid Kesmas I Ketut Djabal Wahjunirahman memberikan imbauan kepada jamaah yang hadir untuk selalu menggunakan masker dengan baik dan benar.

MMC Kobar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan penegakan protokol kesehatan dan penyuluhan pada Acara Haul Akbar Kyai Gede ke-14 di Komplek Makam Kiai Gede Kelurahan Kotawaringin Hulu Kecamatan Kotawaringin Lama pada Sabtu (19/2) lalu. Acara rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Rajab Tahun Hijriyah ini merupakan even besar keagamaan yang dihadiri oleh ribuan jamaah, sehingga beresiko menimbulkan kerumunan.

Tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan penegakan protokol kesehatan dengan memastikan seluruh jamaah yang hadir untuk menggunakan handsanitizer, memakai masker, memeriksa suhu dengan thermo gun, dan menjaga jarak. Dalam kegiatan tersebut juga jamaah yang hadir selalu diimbau dan diberikan arahan untuk tidak melepaskan masker selama haul berlangsung. 

(Baca Juga : Pemerintah Perkuat Sektor Kesehatan pada RKP 2021)

Dinas Kesehatan Kobar, Achmad Rois menyampaikan dalam even-even besar seperti ini kesehatan dan keselamatan itu menjadi hal utama, penyelenggaraan berjalan namun tidak melanggar protokol kesehatan.

"Aktivitas sosial tidak mungkin kita hentikan, kehidupan tetap berjalan yang penting kita atur dengan mengikuti adaptasi kebiasaan baru menyesuaikan tatanan pandemi. Kita akan mampu menyelesaikan pandemi kalau kebiasaan 5M tetap kokoh, 3T yang mantap dan cakupan vaksinasi  tinggi. Itu kunci utamanya," ujar Rois.

Salah satu jamaah anak dipakaikan masker sebelum memasuki tempat acara

Rois menambahkan, apapun even nya harus menyesuaikan tatanan yang sudah diatur. Semua pihak-pihak yang menjadi pejuang pandemi harus gotong-royong dan ikhtiar untuk mengkondisikan kepatuhan prokes.

“Penyelenggaraan even-even besar di Kabupaten Kotawaringin Barat kedepan harus menyiapkan masker, pembatasan untuk menjaga jarak, kemudian kita maksimalkan QR code PeduliLindungi untuk memaksimalkan penegakan prokes," imbuhnya. (AW/Dinkeskobar)