Pemudik Lebaran Tahun 2022 Diprediksi Meningkat, Pemkab Kobar Gelar Rakor Persiapan Penyelenggaran Angkutan Lebaran

Bupati Kobar saat memberikan arahan pada rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2022, Jumat (22/04).

MMC Kobar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan Angkutan Lebaran (Angleb) Tahun 2022. Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Kobar pada Jumat (22/04) tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Suyanto.

Dalam rapat tersebut Sekda Suyanto menyampaikan bahwa perlunya kesiapan masing-masing penyelenggara dan operator antar moda baik itu darat, laut, maupun udara agar penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2022 berjalan aman, lancar, dan selamat.

(Baca Juga : Terhitung Agustus 2020, Pemotongan Taperum pada Pembayaran Gaji PNS dan CPNS Dihentikan)

“Mudik lebaran yang sudah menjadi tradisi di Indonesia tentunya menjadi perhatian khusus Pemerintah. Oleh karena itu perlunya persiapan dan harus memperhatikan prosedur ketentuan yang berlaku serta pentingnya mengutamakan aspek keselamatan penumpang,” ujar Suyanto.

Kepala Dishub Kobar Amir Hadi saat menyampaikan paparan persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2022.

Suyanto menambahkan bahwa sudah sepatutnya pemerintah hadir untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dengan tekat “Bangga Melayani Bangsa” yang menjadi salah satu prinsip dan nilai utama sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pada rapat koordinasi persiapan angkutan lebaran tahun 2022 tersebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar Amir Hadi menyampaikan paparan bahwa pada tahun ini diprediksi pemudik atau masyarakat yang melakukan perjalanan keluar Kobar akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Dari 2 tahun sebelumnya, ketika Indonesia dilanda pandemi covid-19, Pemerintah Pusat melarang untuk penyelenggaraan mudik lebaran. Di tahun 2022 ini Pemerintah Pusat telah memperbolehkan mudik serta telah menetapkan hari libur cuti bersama pada momen lebaran, maka diprediksi bahwa masyarakat yang akan mudik lebaran diwilayah Kobar khususnya akan meningkat atau mengalami lonjakan,” ungkap Amir Hadi.

Kemudian Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar Pangkalan Bun, Zuber melaporkan bahwa di area Bandar Udara Iskandar sudah ada posko angkutan lebaran dan telah terjadwal extra flight dari maskapai Nam Air dan carter flight dari maskapai Citilink pada tanggal 29 April.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kumai, Hary Suryanto melaporkan bahwa di Pelabuhan Panglima Utar Kumai juga sudah ada posko angkutan lebaran serta telah disediakan gerai vaksin bekerjasama dengan Puskesmas Kumai untuk penumpang yang ingin melakukan vaksinasi.

“Untuk armada Kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) ada dispensasi atau penambahan angkutan penumpang sebanyak 35 persen dari kapasitas kapal. Dan untuk Kapal milik PT Pelni tetap mengangkut 100 persen dari kapasitas. Tentunya dispensasi tersebut sudah sesuai dengan keterssediaan alat keselamatan diatas kapal untuk penumpang dan crew,” terang Hary.

Melalui sektor transportasi darat, Syamsul Qomar yang mewakili Kepala Terminal Natai Suka menyampaikan bahwa untuk angkutan penumpang mudik lebaran dengan menggunakan PO Damri, PO Yessoe, PO Logos dan PO.Agung Mulia kemungkinan akan mengalami peningkatan jumlah penumpang sebanyak 10 persen dari tahun sebelumnya.

Kapolres Kobar melalui Kaur Bin Ops Satlantas Polres Kobar, Wiyoto menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kelancaran arus mudik lebaran tahun 2022. Selain itu menurutnya perlunya dilakukan inspeksi untuk transportasi darat khususnya pada kendaraan angkutan penumpang yakni bus dengan tujuan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dan demi terciptanya keselamatan.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah pada akhir rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2022 memberikan arahan dan meminta kepada semua pihak baik itu Pemerintah, TNI, Polri, serta pihak operator angkutan untuk selalu berkoorinasi dan bersinergi dengan baik agar penyelenggaraan mudik lebaran tahun 2022 ini berjalan aman, lancar dan selamat.

“Aspek keselamatan terhadap seluruh penumpang harus menjadi yang utama. Selain itu diharapkan kepada semua pihak untuk selalu koordinasi dengan baik kemudian bersama-sama bersinergi untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh masyarakat merupakan hal yang sangat penting,” tutup Hj Nurhidayah. (vgs/dishubkobar)