Pembinaan Koperasi di Daerah Pesisir Kecamatan Kumai

Kabid Kelembagaaan dan Pengawasan Koperasi, Restuningsih bersama dengan rekan-rekan kerja dan anggota Koperasi Bogam Karya Desa Teluk Bogam Kecamatan Kumai.

MMC Kobar - Sesuai Peraturan Menteri Koperasi UKM RI Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Koperasi, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan kegiatan Pembinaan Koperasi di Daerah Pesisir Kecamatan Kumai, Selasa (8/9).

Kegiatan pembinaan dipimpin oleh Kabid Kelembagaaan dan Pengawasan Koperasi, Restuningsih beserta rekan kerja dan staf. Adapun Koperasi yang dibina adalah Koperasi Senggora Jaya Desa Kubu, Koperasi Barokah Banua Bahari Desa Kubu, Koperasi Bakau Sejahtera Mandiri Desa Sungai Bakau, Koperasi Bogam Karya Desa Teluk Bogam dan Koperasi Karya Harapan Desa Keraya Kecamatan Kumai.

(Baca Juga : Bina Perpustakaan di Desa dan Kelurahan, DPK Kobar Gelar Peer Learning Meeting)

Koperasi yang dibina sebagian merupakan koperasi yang mendapat bantuan kapal nelayan oleh Menteri Perikanan RI dan ada Pinjaman Dana Bergulir dari Pusat melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Juga ada koperasi yang baru berdiri setahun yang lalu belum ada Penyusunan Pertanggung Jawaban (LPJ) Koperasi, sehingga selaku Dinas Pembina Koperasi, Dinas Perindagkop UKM Kobar memberikan arahan dan bimbingan dalam Penyusunan Pertanggung Jawaban (LPJ) Koperasi agar dilaksanakan setiap tahunnya sesuai amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Pada tahun ini masih ada koperasi yang belum melaksanakan Penyusunan PertanggungJawaban (LPJ) Koperasi baik LPJ Pengurus maupun LPJ Pengawas Koperasi atau melaksanakan Rapat anggota tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2019.

Kepala Bidang Kelembagaaan dan Pengawasan Koperasi, Restuningsih dalam keterangan singkatnya mengatakan hasil yang ditemui di lapangan bahwa Koperasi-koperasi tersebut sudah ada yang menyusun LPJ dan ada yang baru akan menyusun LPJ Koperasi.

“Sehubungan dengan kondisi Pandemi Covid -19 ini, menyebabkan keterlambatan koperasi untuk menyusun LPJ,” ujarnya.

“Kami akan selalu memberikan semangat agar koperasi- koperasi yang dikunjungi selalu eksis dan selalu aktif dalam menjalankan usahanya,” imbuhnya. (disperindagkop ukm kobar)