OFI Gandeng DLH Kobar Gelar Aksi Tanam Pohon Peringati Hari Hutan Sedunia

ASN DLH Kobar berfoto bersama dengan perwakilan OrangUtan Foundation Internasional (OFI), Selasa (26/3/2019). kn08/DLH Kobar

MMC Kobar - Dalam rangka peringatan Hari Hutan Sedunia (21 Maret), Orangutan Foundation International (OFI) melaksanakan kegiatan penanaman pohon pada hari Selasa (26/3/2019) berlokasi di Herbarium Orangutan Foundation International (OFI), Jalan Translik, Desa Pasir Panjang, Pangkalan Bun.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Barat yang dalam hal ini diwakili oleh Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup turut andil dalam kegiatan tersebut.

(Baca Juga : Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Hewan melalui Puskeswan)

Menurut Kepala Seksi Kerusakan Lingkungan dan TAHURA, Misriyadi mengatakan bahwa DLH Kobar menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan oleh OFI Pangkalan Bun yang merupakan salah satu mitra DLH Kobar. 

Salah satu fungsi DLH Kobar adalah merumuskan kebijakan, melaksanakan, mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan pemantauan lingkungan hidup, pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan hidup dan TAHURA.

“Jadi kami tidak menyia-nyiakan momentum kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, kami harus hadir karena ini merupakan salah satu bagian dari tugas pokok dan fungsi kami,” imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung beberapa tahapan tersebut yang diikuti oleh beberapa pegiat lingkungan dimana kegiatan tersebut bertujuan untuk memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan. 

Menurut penanggung jawab kegiatan, Dorprawati Siburian mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon dalam rangka Hari Hutan Sedunia adalah untuk memulihkan dan meningkatkan fungsi hutan karena saat ini kawasan hutan di Indonesia termasuk di Kalimantan telah beralihfungsi menjadi lahan perkebunan kelapa sawit sehingga beberapa pohon buah-buahan endemik Kalimantan yang dulunya sangat banyak, saat ini telah hampir punah akibat alihfungsi hutan tersebut.

“Kami berupaya memulihkan kembali hutan yang masih terpelihara dengan menanami kembali dengan pohon buah-buahan endemik Kalimantan dan juga pohon-pohon dalam kelompok jenis kayu rimba campuran, sehingga anak cucu nanti akan menikmatinya di kemudian hari," ujarnya. Ditambahkan pula bahwa OFI akan berupaya meningkatkan fungsi hutan yang salah satunya menjadi lokasi wana wisata.

Peringatan Hari Hutan Sedunia Tahun 2019 kali ini mengambil tema “Dengan Peringatan Hari Hutan Sedunia Tahun 2019, Mari Kita Kembalikan Hutan Sesuai Fungsinya”.

“Dengan terjaganya fungsi hutan, keseimbangan flora dan fauna dapat terjaga, hutan sebagai paru-paru dunia dapat terus menyumbangkan karbonnya, bencana alam seperti tanah longsor dapat dieliminir, serta fungsi sebagai tempat penyimpanan air dan penyerap polusi udara dapat terus tersedia,” tandasnya.

Selain dalam rangka peringatan Hari Hutan Sedunia, kegiatan penanaman pohon tersebut bertepatan dengan Hari Bakti Rimbawan yang digelar setiap tanggal 16 Maret merupakan sebuah perayaan eksistensi rimbawan tanah air dalam mengelola sumber daya hutan.

“Kami akan terus mengabdikan diri dalam menjaga hutan dan memelihara ekosistem yang ada di dalamnya dengan semangat korsa dan soliditas para rimbawan dan pegiat lingkungan,” pungkasnya. (kn08)