Kominfo dan SiberKreasi Sokong Film Soal Literasi Digital

Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Gerakan Nasional SiberKreasi menyokong film berjudul Petualangan Menangkap Petir sebagai salah satu film mengenai literasi digital.

"Film ini pantas ditonton karena memiliki pesan untuk meninggalkan gawai dan bermain dengan teman sebaya," kata Plt. Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam Acara Pemutaran Perdana FIlm "Petualangan Menangkap Petir" di Kasablanka XXI, Jakarta, Sabtu (25/08/2018) siang. 

(Baca Juga : Terima Aduan di Medsos, DPKH Sidak Daging Ayam Potong di Pasar Tradisional Indrasari)

Menurut Ferdinandus Setu, pesan penting film ini mengajarkan anak untuk bermain dengan dunia yang menawarkan keindahan nyata. "Wahai putra-putri Indonesia, silakan tinggalkan gawai atau gadget sejenak. Bermainlah bersama teman-temab sebayamu dan temukan bahwa dunia menawakan lebih banyak keindahan nyata dari sekadar keindahan semu yang ditawarkan gawai," katanya. 

Film “Petualangan Menangkap Petir” dibuat dengan semangat menghadirkan alternatif tontonan yang seru dan menarik bagi keluarga. Film karya sutradara Kuntz Agus mendorong agar di era digital anak-anak jangan sampai terlalu sibuk beraktivitas di media sosial sampai lupa berkawan. 

"Film ini juga memberi pesan positif tentang pentingnya anak menjaga keseimbangan hidupnya di era digital dan pentingnya peran orang tua untuk dapat mengarahkan dan mendampingi anak, baik di dunia nyata maupun di dunia maya," tambah Ferdinandus Setu.

Drama dan komedi keluarga besutan rumah produksi Fourcolours Films itu berkisah tentang seorang YouTuber ciik yang tinggal di Hong Kong dan berlibur ke rumah kakeknya di Selo, Boyolali, Jawa Tengah. Dengan kawan-kawan di Selo, akhirnya membuat film yang terinsiprasi cerita legenda Ki Ageng Selo, kisah Sang Penangkap Petir. Lewat petualangan mereka, Sterling tahu apa arti persahabatan yang sebenarnya.