DKP Pantau Pasokan dan Cadangan Pangan Selama Ramadhan

MMC Kobar - Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah didampingi Kepala SKPD terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke distributor, agen dan swalayan serta pengecer di wilayah Pangkalan Bun pada Kamis pagi (24/5) untuk mengantisipasi ketersediaan dan lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat jelang lebaran.

Dalam sidak ini, Bupati pun berdialog dengan sejumlah pedagang mengenai ketersediaan bahan pokok yang diperlukan masyarakat, daya beli hingga fluktuasi harga selama Ramadhan.

(Baca Juga : Penyelesaian Tata Batas Kelurahan Sidorejo dengan Kelurahan Mendawai Kecamatan Arsel)

Menurut Bupati Hj Nurhidayah sidak ini bertujuan memantau ketersediaan pasokan pangan selama Ramadhan dan jelang lebaran, fluktuasi harga kebutuhan pokok masyarakat, memastikan cadangan pangan selama  bulan puasa, lebaran dan tiga bulan setelah lebaran, serta memantau peredaran produk pangan olahan yang tidak layak konsumsi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kobar Ida Pandanwangi mengatakan telah mempersiapkan dan merencanakan pemenuhan ketersediaan pangan pokok sesuai dengan kebutuhan pangan selama Ramadhan dan lebaran nanti.

“Kami selaku salah satu stakeholder yang berperan dalam pembangunan pangan di Kobar siap mendukung. Hingga saat ini kami telah menyediakan sarana berupa enumerator yang bertugas memonitor, menyajikan dan mengolah data pangan segar di tingkat pedagang. Update data harga pangan tersebut bisa diakses masyarakat melalui videotron di Dinas Ketahanan Pangan,” katanya.

Lebih lanjut Ida Pandanwangi menjelaskan, pemantauan kondisi pangan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kobar rutin dilakukan pada setiap bulannya, tidak hanya pada hari besar keagamaan saja.

“Ada tenaga analis yang bertugas menganalisa kondisi pangan terkini di Kobar termasuk cadangan pangannya. Kemudian Kami juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, melakukan uji sampel pangan segar untuk menjamin keamanan pangan serta melakukan edukasi kepada masyarakat melalui penyuluhan mutu dan keamanan pangan. Intinya, tak hanya saat Ramadhan dan hari besar keagamaaan nasional saja. Tapi di luar itu pun Kita siap berperan dalam membangun ketahanan pangan di Kobar,” bebernya. (Sinta)