Distan Fasilitasi Pertemuan UPJA se-Kabupaten Kobar

Pertemuan UPJA se Kobar di Desa Natai Raya (21/9)

MMC Kobar - Kamis (21/9) Dinas Pertanian (Distan) memfasilitasi pertemuan Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) se-Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan dilaksanakan di UPJA Natai Raya di Desa Natai Raya dan dihadiri peserta sebanyak 112 orang yang terdiri dari pengurus/anggota UPJA, Gapoktan dan Kelompok tani serta Penyuluh pertanian pendamping.

Kepala Dinas Pertanian melalui Sekretaris, Haryo Prabowo mengungkapkan bahwa UPJA diperlukan petani sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan alsintan.  

(Baca Juga : Pelajari Kerjasama Dengan Rumah Sakit, Disdukcapil Kobar kunjungi Kabupaten Lamandau)

“Dengan menggunakan jasa alsintan UPJA, petani hanya mengeluarkan biaya jasa sewa (sesuai kesepakatan) tanpa harus membeli alsintan sendiri,” ungkap Haryo. 

Lebih lanjut Haryo mengatakan bahwa UPJA bisa dibentuk di suatu wilayah dengan pertimbangan bisa memberikan keuntungan usaha atau tidak. “Oleh karena itu harus diperhatikan potensi lahan garapan dan rasio kebutuhan alsintan. Selain itu juga harus diperhatikan apakah tipologi lahan diwilayah tersebut sesuai atau tidak untuk operasional alsintan,” tutur Haryo.

Haryo menambahkan, kegiatan pertemuan UPJA mempunyai arti yang sangat penting, yaitu selain menjalin silaturahmi sesama petani, pengurus dan atau anggota UPJA bisa saling bertukar pendapat, ilmu dan pengalaman dalam hal mengelola alsintan.   

Foto bersama peserta pertemuan UPJA

UPJA merupakan suatu lembaga ekonomi pedesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian untuk mendapatkan keuntungan usaha baik didalam maupun diluar kelompok tani/gapoktan.

Pengembangan dan penumbuhan kelompok usaha pelayanan jasa alsintan perlu terus  didorong dan dimotivasi agar perkembangan dan kemajuan lembaga upja, meningkat dan  pemanfaatan alat mesin pertanian lebih optimal dari aspek teknis, ekonomis dan organisasi, karena keuntungan usaha dapat diperoleh melalui peningkatan jumlah jasa, penambahan alsintan dan efesiensi biaya operasional alsintan.

Pejabat fungsional Pengawas Alsintan pada Dinas Pertanian Noreti menjelaskan bahwa pertemuan UPJA ini adalah pertemuan tahun ketiga yang dilaksanakan di UPJA yang disepakati.

“Sejak tahun 2021, kami berinisiatif untuk melaksanakan pertemuan UPJA keliling. Pada tahun 2021 pertemuan UPJA dilaksanakan di UPJA Maju Bersama Desa Sungai Melawen, tahun 2022 di UPJA Karang Asih Desa Karang Mulya, dan ditahun 2023 ini dilaksanakan di UPJA Natai Raya Desa Natai Raya. Rencananya pada tahun 2024 Pertemuan UPJA akan dilaksanakan di UPJA Tani Subur Jaya Desa Sido Mulyo Kecamatan Pangkalan Banteng,” jelas Noreti.

Noreti menambahkan, acara inti pertemuan adalah adanya forum diskusi pengelolaan UPJA. “Pada kegiatan ini kami dari Dinas Pertanian tidak memaparkan materi, akan tetapi kami akan memberikan kesempatan kepada 4 kelompok upja yang sudah berkembang untuk berbagi cerita tentang pengelolaan UPJA nya  masing-masing, sehingga bisa naik kelas. Setelah itu akan dibuka forum diskusi dengan penuh kekeluargaan santai tapi penuh makna,” tutup Noreti.

Semoga dengan adanya pertemuan UPJA ini, UPJA yg kurang aktif pengelolaannya bisa menjadi aktif dan wilayah yang belum ada terbentuk UPJA, bisa segera membentuk UPJA. (Distankobar)