Dispar Kobar Sosialisasikan Aplikasi SI EKA bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Dispar lakukan sosialisasi terkait aplikasi SI EKA bagi pelaku ekonomi kreatif di kantor Dinas Pariwisata, Jumat (20/10).

MMC Kobar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Pariwisata mengembangkan program bagi pelaku ekonomi kreatif yang ada di wilayah Kobar berupa aplikasi digital yakni Sistem Informasi Ekonomi Kreatif Kabupaten Kotawaringin Barat (SI EKA).

Ekonomi Kreatif adalah salah satu sektor terbesar di dunia, yang mendorong pembangunan sosio ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Sektor ini memainkan peran penting dalam mendorong kesejahteraan, kesadaran lingkungan, teknologi, dan budaya, serta pemberdayaan perempuan, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya.

(Baca Juga : Mulai Sekarang, KK di Kobar Gunakan TTE)

Namun, di tahun 2020 ini, sama seperti sektor ekonomi lainnya, Ekonomi Kreatif mengalami tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ancaman eksistensial dari dampak pandemi Covid-19 telah membuat industri Ekonomi Kreatif terhambat. 

Bukan hanya di Indonesia, keterpurukan ini dirasakan secara global di seluruh dunia. Namun, beberapa subsektor Ekonomi Kreatif justru mengalami pertumbuhan selama pandemi berlangsung. Subsektor game dan aplikasi salah satunya.

Tampilan aplikasi Sistem Informasi Ekonomi Kreatif Kabupaten Kotawaringin Barat (SI EKA)

Dinas pariwsata Kobar pun telah membuat suatu program yang dapat memudahkan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menginformasikan bidang ekonomi kreatif mereka melalui beberapa kategori diantaranya desain, fashion, film, fotografi, kriya, kuliner, musik, radio/tv dan seni pertunjukan.

Seperti yang dikemukakan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata melalui Kepala bidang pengembangan Ekonomi Kreatif Kartina Widyastuti pada saat gelar pertemuan sosialisasi dengan pelaku ekonomi kreatif di Aula pertemuan kantor Dinas Pariwisata pada Jumat (20/10). 

Kartina mengatakan, Aplikasi SI EKA ini untuk menjadikan satu data pelaku/produk/karya dari pelaku ekonomi kreatif yang ada di Kobar.

“Kami berharap dengan adanya aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk mengetahui potensi ekonomi kreatif yang ada di Kobar berdasarkan 9 kategori yang terdapat pada aplikasi tersebut,”ujar Kartina.

“Aplikasi SI EKA ini rencananya akan launching pada April tahun 2024 mendatang,” lanjut Kartina.

Pada kesempatan yang sama, para pelaku ekonomi kreatif mengapresiasi atas program yang telah dibuat oleh Pemkab Kobar dalam hal ini Dinas Pariwisata.

“Dengan adanya aplikasi SI EKA ini bisa menjadikan satu data dimana setiap orang bukan hanya masyarakat Kobar tapi semua orang di seluruh Indonesia yang mengakses linknya dapat mengetahui sektor ekonomi kreatif apa saja yang ada di Kobar,” ungkap reni salah seorang pelaku ekonomi kreatif. (Dsy/Diskominfo Kobar)