Cegah Kebakaran Lahan, Alat Berat Dikerahkan ke Lahan Pertanian

Tim Monitoring Alat Berat Dinas TPHP memantau langsung Pembersihan dan pembuatan parit irigasi sekaligus antisipasi penyebaran api jika terjadi kebakaran lahan, senin (5/8). (dtphp kobar)

MMC Kobar - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengerahkan sejumlah alat berat ke lahan-lahan pertanian untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas TPHP, Ir. Suryati saat timnya melakukan monitoring penggunaan excavator di lahan pertanian Kelompok Tani Babel Desa Batu Belaman Kecamatan Kumai, Senin (05/08).

Menurut Suryati, pembuatan kanal-kanal air, pembersihan lahan pertanian saat ini menjadi perhatian Dinas TPHP, hal ini terkait maraknya kasus kebakaran lahan, baik yang dilakukan dengan sengaja oleh masyarakat untuk membersihkan lahan pertaniannya, maupun kejadian alami akibat tergeseknya ranting ranting kering yang menimbulkan percikan api.

(Baca Juga : Upaya Pencegahan Covid-19, DPKH Kobar Awasi Lalu Lintas Ternak)

"Kami prihatin, apabila masih ada petani yang membersihkan lahan dengan cara membakar," ungkap Suryati.

Hal tersebut mendorong pihaknya mengerahkan sejumlah alat berat untuk membantu petani membersihkan lahan sekaligus pembuatan kanal-kanal air.

“Kanal-kanal air ini selain sebagai saluran irigasi, embung persediaan air, sekaligus untuk mengantisipasi apabila terjadi kebakaran lahan, akan lebih mudah dalam mengendalikannya,” tambah Suryati.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa mekanisasi pertanian sudah didukung adanya alat-alat berat maupun alat pertanian modern lainnya, yang saat ini sudah dimiliki oleh Dinas TPHP Kobar.

“Kepada kelompok-kelompok tani dan masyarakat yang akan membersihkan lahan, terutama di musim kemarau untuk tidak melakukan pembakaran,” imbau Suryati .(syarif/dtphp kobar)