Bupati Kobar Buka Sarasehan GP3M Program Pendidikan Berkelanjutan Tahun 2019

Bupati Kobar Hj Nurhidayah membuka sarasehan GP3M program pendidikan berkelanjutan tahun 2019 di Pangkalan Bun Park, Selasa (26/11). (prokom kobar)

MMC Kobar – Pendidikan haruslah menjadi bidang prioritas dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM). Agar semua sumber daya data ditata dan dimanfaatkan dengan baik, untuk membangun SDM melalui pendidikan tentunya membutuhkan berbagai unsur pendukung salah satunya adalah sarana dan prasarana termasuk kesiapan individu untuk melibatkan diri degan berpikir maju dan berkembang.

Hal ini disampaikan Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah saat pembukaan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) program pendidikan berkelanjutan tahun 2019. Kegiatan yang dilaksanakan di Pangkalan Bun Park pada Selasa (26/11) ini juga dihadiri Direktur Pembinaan Keaksaraan Dan Kesetaraan Direktorat PAUD dan DIKMAS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

(Baca Juga : Menkeu : Pajak dari Program Pengungkapan Sukarela Mencapai 9,25 Triliun Rupiah)

Hj Nurhidayah mengapresiasi dan menyambut positif program dari kemendikbud yang telah menyalurkan bantuan operasional penyelenggaraan program pendidikan berkelanjutan kepada 6 sanggar kegiatan belajar (SKB) dan 5 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Kobar.

Menurut Hj Nurhidayah, program pendidikan berkelanjutan ini tentu saja sesuai dengan arah kebijakan pemerintah daerah yang salah satunya untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan masyarakat.

“Ini sekaligus bersinergi dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kobar dalam dunia pendidikan,” kata Hj Nurhidayah.

Hj Nurhidayah mengungkapkan, dimensi pendidikan berkelanjutan yang mewadahi beberapa program seperti pendidikan keaksaraan, kesetaraan, pemberdayaan perempuan dan berbagai pendidikan vocasi sangatlah tepat untuk terus dilaksanakan dan dikembangkan.

“Khususnya program pendidikan pemberdayaan perempuan mengingat peran perempuan dalam keluarga dalam mempengaruhi kesejahteraan keluarga, sedangkan ekosistem pendidikan berkelanjutan juga berimbas terhadap pndidikan generasi berikutnya,” lanjut Hj Nurhidayah.

Karena itulah Hj Nurhidayah mengharapkan agar pemerintah pusat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia di Kobar melalui berbagai programnya.

Hj Nurhidayah juga berharap seluruh stakeholder di Kobar, khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan senantiasa melakukan harmonisasi program-program bidang pendidikan secara berkelanjutan dengan program dari pemerintah pusat. (prokom kobar)