Bupati Hj Nurhidayah Salurkan Bantuan Alsintan bagi Poktan di Kobar

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menghadiri Acara Penyerahan Alsintan dan Kementan RI untuk Poktan di halaman Dinas TPHP Kobar pada Kamis (5/11).

MMC Kobar – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan) kepada para kelompok petani (poktan). Dilaksanakan di halaman kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) pada Rabu (4/11), bantuan ini atas dukungan anggota komisi IV DPR RI Bambang Purwanto.

Bupati Hj Nurhidayah dalam sambutannya mengatakan jika prioritas pembangunan pertanian nasional tahun 2020 masih fokus pada pencapaian pangan khususnya padi dan kedelai serta produksi komoditas strategis lainnya seperti gula, daging dan holtikultura. Untuk mendukung peningkatan capaian produksi tersebut, maka pemerintah pada tahun anggaran 2020 telah melakukan kebijakan penajaman kegiatan khusus pada bidang prasarana dan sarana pertanian diarahkan untuk mendukung komoditas tanaman pangan khususnya padi, jagung dan kedelai.

(Baca Juga : Bantuan Alat Tangkap Capai Target, Angka Produksi Perikanan Tangkap di Kobar Meningkat)

“Program dan kegiatan ini diharapkan akan mengungkit secara langsung dan berdampak positif terhadap peningkatan produksi,” kata Hj Nurhidayah. Program dan kegiatan yang dinilai mampu mengungkit peningkatan produksi perlu terus dikembangkan dan diperkuat salah satu program tersebut adalah pendayagunaan alsintan.

Disisi lain, harga alsintan yang umumnya masih belum terjangkau petani, maka pemerintah terus berupaya memfasilitasi kebutuhan alat mesin pertanian tersebut. Salah satu kebijakan pemerintah dalam penyediaan alsintan tersebut adalah melalui kegiatan bantuan alat dan mesin pertanian melalui dana APBN.

“Dengan adanya bantuan alat mesin pertanian tersebut seyogyanya petani akan lebih giat dan bersemangat dalam berusaha tani tanaman pangan maupun hortikultura karena permasalahan kelangkaan tenaga kerja pada sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura dapat teratasi secara efektif dan efisien,” tambah Hj Nurhidayah. (prokom kobar)