Bulan Ramadhan, Dinas Perikanan dan PMI Kobar Gelar Kegiatan Donor Darah

Petugas PMI Kobar tengah memeriksa 2 orang ASN Dinas Perikanan yang hendak mendonorkan darahnya pada Kegiatan Donor Darah di Dinas Perikanan Kobar, rabu (29/5). (diskan kobar)

MMC Kobar - Dalam rangka mengisi kegiatan yang bermanfaat bagi kemanusiaan, Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan kegiatan Donor Darah oleh Pegawai Dinas dan Masyarakat umum yang peduli terhadap kemanusiaan di kantor Dinas Perikanan (29/5). Kegiatan Donor darah ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk amal sholeh di bulan yang suci ini.

Kegiatan ini dilatarbelakangi dari informasi bahwa Bank Darah PMI kabupaten Kobar mengalami kekurangan stock darah sebagai antisipasi menyambut Hari Raya Idul Fitri yang biasanya masyarakat memerlukan transfusi darah. Menurut Pelaksana Tugas Harian ketua PMI Kobar, Wagiman, S.Pd menyatakan bahwa kebutuhan stock darah untuk PMI Kobar mencapai 400-500 kantong darah per bulan. Kebutuhan ini mengalami peningkatan disebabkan PMI Kobar melayani kebutuhan darah untuk daerah Kabupaten Lamandau dan juga daerah Seranau Kabupaten Seruyan.

(Baca Juga : Pj Bupati Kobar Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden untuk Antisipasi Inflasi Daerah)

Kepala Dinas Perikanan, Ir. Rusliansyah, M.Si mengatakan akan terus mendukung PMI dalam rangka penyediaan darah untuk kegiatan kemanusiaan di wilayah Kobar dan sekitarnya. Dan sebagai bentuk komitmen ini maka kegiatan donor darah ini akan menjadi agenda rutin per tiga bulan. Hal ini Beliau ungkapkan karena kegiatan donor darah dapat dilakukan pendonor setelah tiga bulan pendonor melakukan kegiatan donor darah.

Salah satu staff PMI Kobar mengatakan bahwa saat ini kegiatan donor darah lebih safety baik bagi pendonor maupun bagi penerima donor. Hal ini disampaikan dimana bagi pendonor tidak akan bisa melakukan donor darah lagi sebelum mencapai 75 hari setelah melakukan kegiatan donor. Sedangkan kantong darah yang dihasilkan akan dilakukan screaning untuk memastikan darah yang akan didonorkan ke penerima donor tidak mengandung virus bawaan.

Pada kegiatan donor darah kali ini tercatat 15 orang pegawai Dinas Perikanan mendaftarkan menjadi pendonor, namun hanya 9 orang yang diperkenankan mendonorkan darahnya. Sedangkan 6 orang yang lainnya tidak diperkenankan, sebab dari hasil pemeriksaan awal tidak memenuhi syarat dikarenakan beberapa hal diantaranya baru melakukan donor yang belum sampai 1 bulan, hasil pemeriksaan HB darah rendah, atau ada juga yang terekam mempunyai riwayat tekanan darah tinggi.

Pada akhir kegiatan, Rusliansyah mengucapkan terima kasih kepada para pegawai yang berkenan melaksanakan kegiatan donor darah ini dan berharap pada tiga bulan kedepan dapat melaksanakan kegiatan ini kembali. (manis & razak/diskan kobar)