Badan Kesbangpol Kobar Terima Kaji Banding dari Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas

Kepala Badan Kesbangpol Kobar Edie Faganti didampingi Sekretaris Badan dan Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Ormas, menerima secara langsung rombongan kaji banding dari Badan Kesbangpol Kapuas di ruang kerja Kaban Kesbangpol Kobar, Selasa (22/11/2022)

MMC Kobar - Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Edie Faganti didampingi Sekretaris Badan dan Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Ormas, menerima secara langsung rombongan kaji banding dari Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas.

Rombongan Badan Kesbangpol Kapuas yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Yather diterima di ruang kerja Kaban Kesbangpol Kobar, Selasa (22/11).

(Baca Juga : Dermaga Kumai Hilir Mulai Beroperasi, Dishub Kobar Lakukan Pengecekan Fasilitas Dermaga)

Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Kapuas Yather menyampaikan, tujuan kegiatan kaji banding pihaknya ke Kantor Badan Kesbangpol Kobar untuk menambah wawasan dan pengetahuan.Termasuk program kegiatan dan masalah keberagaman suku dan etnis di wilayah Kabupaten Kobar yang tergabung dalam organisasi di bawah binaan Badan Kesbangpol Kobar, seperti Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).

Kepala Badan Kesbangpol Edie Faganti meyampaikan, kehadiran FPK pada dasarnya merupakan bentuk dari upaya Pemkab Kobar melalui Badan Kesbangpol untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antara ras, suku dan etnis di kalangan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat di Kabupaten Kobar.

“Forum Pembauran kebangsaan adalah proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis, melalui interaksi sosial dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan, dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia, tanpa harus menghilangkan identitas ras, suku, dan etnis yang ada dalam kerangka NKRI,” Ujar Edie.

Lebih lanjut, Edie menyoroti pentingnya peran memasyarakatkan program pembauran kebangsaan agar dapat dipahami dan dihayati oleh masyarakat secara luas serta upaya agar meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan antara ras, suku dan etnis di kalangan tokoh masyarakat.

“Semangat persatuan serta nasionalisme terus dijaga dan ditingkatkan dengan keragaman itu tidak untuk menjadi perpecahan. Tetapi dengan keragaman itu kita dapat menjadikan suatu kekuatan kebersamaan untuk memajukan  wilayah kita,” tutur Edie.

Kegiatan kaji banding dilanjutkan dengan pengenalan wilayah perkantoran Pemkab Kobar dan destinasi wisata alam, budaya serta kuliner di Kabupaten obar. (humas kesbangpol)