Active Service Penanganan Kesehatan Ternak Kelinci Di Kumpai Batu

Tim Keswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kotawaringin Barat Melaksanakan Kegiatan Pelayanan Kesehatan Hewan di lokasi Taman Wisata Agro Kelinci Desa Kumpai Batu, Kecamatan Arut Selatan, selasa (11/06). (dpkh kobar)

MMC Kobar - Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan layanan active service penanganan kesehatan ternak kelinci di lokasi Taman Wisata Agro Kelinci Desa Kumpai Batu, Kecamatan Arut Selatan, selasa (11/06).

Kegiatan ini bertujuan untuk monitoring dan penanganan kesehatan ternak kelinci pasca meningkatnya kunjungan wisatawan saat libur panjang Idul Fitri 1440 H yang lalu. Kegiatan ini terlaksana berkat jalinan kerjasama yang baik selama ini antara DPKH dan stakeholders sebagai mitra dan pengguna jasa layanan teknis peternakan dan kesehatan hewan terutama pihak manajemen Taman Wisata Kelinci.

(Baca Juga : Pertama di Kalteng, Pemkab Kobar Terapkan Siskeudes Online)

Selain itu, kegiatan ini juga  sebagai  bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam pengembangan destinasi wisata agro di Kotawaringin Barat.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan hewan Dinas PKH yang terdiri dari dokter hewan/medik veteriner dan paramedik veteriner melakukan observasi lapangan serta berdiskusi dengan pihak manajemen untuk menggali informasi riwayat penyakit dan mengamati kondisi umum kesehatan kelinci.

Kemudian tim mulai bergerak melakukan pemeriksaan terhadap semua kelinci yang ada di lokasi dan melakukan tindakan yang diperlukan antara lain pengobatan apabila ditemukan kasus infeksi penyakit, pemberantasan ektoparasit, pemberian terapi suportif dan desinfeksi  kandang.

Pada kesempatan ini Kepala Dinas PKH Kobar, Ir. Ida Pandanwangi menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus wisata saat dilokasi pelayanan bahwa untuk kebersihan kandang di lokasi Taman Wisata Agro Kelinci Desa Kumpai Batu, harus terus terjaga kebersihannya dan kelinci yang dilepas di areal lokasi wisata juga turut dikontrol dan dijaga kebersihannya.

 “Sehingga memacu minat wisatawan lokal untuk berkunjung dan jika terdapat ternak dengan gejala penyakit sesegera mungkin untuk menghubungi instansi terkait guna mencegah dan mendapatkan fasilitas yang maksimal,” imbuhnya.

Kegiatan diakhiri dengan menyerahkan Desinfektan serta diskusi antara Kepala Dinas PKH, tim Keswan dan pihak manajemen untuk memberikan advis dan masukan guna pencegahan dan pemeliharaan kesehatan ternak kelinci. (dpkh kobar)