Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Pemerintah Ajak Kamu Muda Ikut Kompetisi Ideathon

MMC Kobar - Jakarta Selatan - Pemerintah melibatkan kaum muda untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) didukung USAID-ERAT secara resmi membuka pendaftaran kompetisi Ideathon, Senin (03/04/2023). 

“Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah untuk mempromosikan dan mendukung partisipasi bermakna orang muda untuk membantu pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pelayanan publik melalui ide dan inovasi. Diharapkan, melalui kompetisi yang digelar secara perdana ini, orang muda dapat berkontribusi secara positif,” jelas Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa.

(Baca Juga : Dinkes Sosialisasikan Gema Cermat Kepada Wartawan, Admin Medsos dan Mahasiswa)

Lebih lanjut dijelaskan, pendaftaran kompetisi tersebut dibuka sejak 3 April hingga 26 Mei 2023. Masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui tautan pamflet.or.id/ideathon. Peserta dapat memberikan ide dalam bentuk gagasan, produk, sistem, aplikasi, dan platform.

Sebagai informasi, peserta dalam kompetisi ini dibagi ke dalam tiga kategori yaitu ASN muda, mahasiswa, dan praktisi/akademisi. Dengan fokus pada keterlibatan anak muda, maka peserta yang dapat mengikuti kompetisi ini adalah orang muda dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun.

Kompetisi yang mengangkat tema Tons-of-Idea: Orang Muda untuk Pelayanan Publik Prima ini bertujuan untuk membuka ruang bagi orang muda untuk terlibat secara aktif dalam mendukung pemerintah daerah dalam upaya perbaikan pelayanan publik. Dijadwalkan, kompetisi tersebut juga akan diselenggarakan di enam provinsi yaitu Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara.

Terdapat tujuh subtema dalam Ideathon yang dibagi berdasarkan prioritas pembangunan Nasional tahun 2023. Diantaranya, yaitu pemerataan infrastruktur dan transformasi digital, kesehatan, pendidikan dan budaya, kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, ketahanan bencana dan perubahan iklim, serta reformasi tata kelola pemerintahan.

Disampaikan, kompetisi ini juga bertujuan untuk menjaring ide-ide inovatif tentang pelayanan publik dari orang muda, sehingga dapat memberikan respon yang tepat dalam mengatasi isu-isu terkait pelayanan publik di daerah. Diharapkan, melalui Ideathon akan muncul ide-ide baru dan belum diimplementasikan sebelumnya, yang mampu menjadi solusi dalam menghadapi tantangan pelayanan publik di daerah.

Sumber : kominfo.go.id