Pemkab Kobar Terus Mendorong Kelengkapan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah saat menyampaikan sambutannya pada Kegiatan Sosialisasi Ujian Nasional (UN) di kabupeten Kobar tahun pelajaran 2018/2019 di Aula Disdikbud Kobar, Sabtu (23/03/2019). (prokom kobar)

MMC Kobar - Sabtu pagi (23/3/2019) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, S.H.,M.H. membuka secara resmi Sosialisasi Ujian Nasional (UN) di kabupeten Kobar tahun pelajaran 2018/2019. Kegiatan yang berlangsung di Aula Disdikbud Kabupaten Kobar ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari para pengawas sekolah dan kepala sekolah se-Kobar.

Seperti diketahui, sistem pelaksanaan UN terbagi menjadi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Melalui kegiatan ini Hj. Nurhidayah berharap, mampu menumbuhkan sinergitas kebijakan baik itu dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten.

(Baca Juga : Buka Musrenbang Kecamatan Arsel, Pj Bupati Anang Dirjo Sampaikan Fokus Pembangunan Tahun 2024)

Hj. Nurhidayah juga menyampaikan kepada semua yang hadir jika dirinya akan terus mendorong peningkatan sarana dan prasana penunjang di bidang pendidikan, mengingat masih keterbatasan yang ada terutama di sisi jaringan internet yang belum merata di wilayah Kobar. Hal ini untuk menunjang pelaksanaan ujian nasional yang menggunakan sistem UNBK, dimana jaringan internet menjadi unsur penting dalam pelaksanaannya.

Hj. Nurhidayah juga mengungkapkan jika ke depan tidak menutup kemungkinan akan menggandeng pihak swasta untuk terlibat di dalam upaya peningkatan sarana dan prasana penunjang di bidang pendidikan melalui Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Hj. Nurhidayah mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa pihak terkait hal ini.

“Hal ini adalah upaya pemerintah untuk terus mendorong kelengkapan sarana dan prasana di bidang pendidikan sebagai bagian dari mendorong peningkatan pelayanan di bidang pendidikan anak didik kita,” kata Hj. Nurhidayah.

Hj. Nurhidayah juga mengingatkan para pendidik yang hadir akan mulianya tugas dan tanggung jawabnya dalam menciptakan tenaga terdidik yang handal, terutama untuk berkontribusi membangun daerah.

Di tengah sambutannya, Hj. Nurhidayah juga menyinggung kesejahteraan bagi tenaga pendidik, khususnya para guru honor atau kontrak. Hj. Nurhidayah mengungkapkan jika kebijakannya akan mengupayakan peningkatan insentif bagi para guru honor / kontrak di semua jenjang pendidikan, termasuk juga para guru ngaji.

“Memang nilainya masih cukup kecil jika dibandingkan dengan beban dan tanggung jawabnya mendidik anak-anak kita, namun dari tahun ke tahun akan terus dilakukan peningkatan,” lanjut Hj. Nurhidayah.

Menutup sambutannya, Hj. Nurhidayah berharap jika pelaksanaan UN di Kobar bisa berlangsung dengan lancar, jujur dan tanpa ada masalah di dalamnya.

“Saya berpesan kepada para guru untuk selalu memberi motivasi dan semangat kepada para anak didiknya untuk dapat mendapatkan nilai yang terbaik,” ungkap Hj. Nurhidayah. (ribut/prokom)