Pemkab Kobar Deklarasikan 5 Pilar STBM Pertama di Kalteng

MMC Kobar - Senin(12/07), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan Deklarasi Desa/Kelurahan yang telah melaksanakan 5 Pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Desa Suka Makmur Kecamatan Kotawaringin Lama. Via zoom meeting Bupati Kobar beserta Forkopimda, dinas/badan/instansi vertikal kementrian/lembaga, lembaga non pemerintah terkait yang berada di wilayah Kabupaten Kobar ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Keberhasilan Puskesmas Ipuh Bangun Jaya dalam membina Desa Suka makmur merupakan hasil kerja keras Tim UKM Puskesmas dengan didukung oleh Petugas Nusantara Sehat, kepala desa dan perangkat serta seluruh ketua RT bergandengan tangan dengan Dasa Wisma PKK desa nampaknya telah mampu menterjemahkan dengan presisi atas  implementasi STBM lima pilar di desanya. Diharapkan pasca deklarasi STBM 5 Pilar ini akan lestari.

Kepala Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Kepala Bidang Masyarakat Fery Iriawan dalam sambutannya mengatakan bahwa STBM 5 Pilar ini sangat berkontribusi besar dalam pencegahan Covid-19, dikarenakan 5 pilar tersebut mencangkup hal yang mendukung terlaksananya pencegahan Covid-19 dan juga penyakit lainnya yang disebabkan oleh prilaku yang tidak sehat dimasyarakat.

“Desa Suka Makmur Kecamatan Kotawaringin Lama ini berhasil melaksanakan 5 Pilar STBM secara total yang pertama di Provinsi Kalimantan Tengah. Ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya untuk memperkuat ketahanan keluarga yang sehat, produktif dan mampu membangun perekonomian dengan tertata dan merata di desanya,” tandasnya.

Ketua TP PKK Provinsi Kalteng melaui Sekertaris Adiah Chandra Sari menyampaikan kegiatan STBM ini merupakan langkah atau kegiatan yang positif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat khususnya di desa suka makmur. “Saya juga berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan di seluruh desa yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat,” terangnya.

“Maka berdasarkan hal tersebut, TP PKK Provinsi membuat kerja sesuai dengan 10 program pokok PKK yang semua kegiatannya akan mengerucut pada 1 output, yaitu penanganan dan pencegahan stunting. Selain itu juga kami sebagai kader PKK siap menjadi mitra kerja pemerintahan dalam melaksanakan program pembangunan nasional dan daerah,” imbuhnya.

Ketua Bappeda Kobar selaku Tim Pembina Kabupaten Kobar Sehat yang juga menyerahkan piagam pengharagaan kepada Pokja Sehat Desa Sukamakmur mendorong pemberdayaan masyarakat agar tetap tumbuh dan tangguh di tengah pandemi melalui spirit deklarasi ini.

Deklarasi ini juga merupakan hasil kerjasama antara pemerintah desa yang selami ini telah bersinergi dengan organisasi profesi kesehatan yakni Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia Cabang Kobar guna mewujudkan pemberdayaan yg kuat dengan memperhatikan kondisi startegis Desa Sukamakmur.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kobar melaui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Samsudin menambahkan bahwa diperlukan komitmen dalam menjalankan STBM, integrasi dengan  PKK dan dasa wisma mendukung upaya mewujudkan keluarga yang sehat dan produktif dalam upaya mencegah Covid-19.

“STBM integrasi PKK juga berkontribusi dalam pencegahan stunting melalui pencangan 27 aneka ragam jajanan berbahan dasar singkong akan memperkuat upaya perbaikan gizi keluarga di tengah pandemi. STBM dan  PKK peduli menjadi solusi untuk meningkatkan daya tahan keluarga dalam mewujudkan iman imun dan aman,” ujar Samsudin.

Kegiatan deklarasi ini juga dihadiri oleh Kapolsek dan Danramil Kecamatan Kotawaringin Lama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas dalam rangka memperkuat prokes pada acara tersebut yang dilaksanakan dengan sederhana dan protokol kesehatan yang ketat. (dinkes kobar)