Hasil Panen OPAL, DKP Kobar Bagi-bagi Ke Masyarakat

Plt. Kadis KP Provinsi Kalteng Lilis Suryani dan Plt. Kadis KP Kobar Ida Pandanwangi saat menggelar aksi bagi-bagi panen OPAL di traffic Light Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun (5/3)

MMC Kobar - Dalam rangka menumbuhkembangkan minat  masyarakat untuk mengoptimalkan sumberdaya lokal yang dimiliki dengan pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar aksi bagi-bagi hasil Obor Pangan Lestari (OPAL) di traffic light Jalan Sutan Syahrir, Kamis (5/2).

Obor Pangan Lestari (OPAL) adalah upaya promosi penganekaragaman pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat oleh Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian dan Dinas Provinsi serta Kabupaten/ Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang pertanian dan/ atau pangan, sebagai sarana percontohan untuk masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi.

(Baca Juga : Sebaran Hoaks Ganggu Stabilitas Ekonomi Nasional dan Minat Investasi)

Dalam aksi tersebut turut hadir dan ikut turun ke jalan membagikan  panen OPAL Plt.  Kepala Dinas Ketahanan Pangan (KP) Provinsi Kalteng Lilis Suryani, kepada masyarakat pengendara motor dan pejalan kaki yang melintas.  Ada 3 (tiga)  jenis hasil OPAL yang dibagikan, diantaranya sawi hijau, sawi putih, tomat dan terong.

Sebelum aksi digelar tepat pukul 07.00 WIB Plt. Kepala Dinas KP Provinsi Kalteng dan Plt. Kepala Dinas KP Kobar memanen hasil OPAL  yang berada  di halaman samping dinas. 

Kepala Dinas KP Provinsi Kalteng menuturkan “Saya salut dan memberi apresiasi kepada DKP Kobar, karena sebelum program OPAL dilaksanakan di seluruh Provinsi di Indonesia, DKP Kobar telah lebih dahulu mewujudkannya” ujar Lilis Suryani.

Menurut Plt. Kepala Dinas KP Kobar Ida Pandanwangi, aksi ini digelar bertujuan untuk mengajak masyarakat Kobar memanfaatkan lahan pekarangan sebagai penghasil pangan serta memenuhi pangan dan gizi keluarga dengan sistem hidroponik.

"Obor Pangan Lestari (OPAL) adalah pemanfaatan lahan perkantoran untuk menyediaan pangan dan gizi, sebagai sarana percontohan untuk masyarakat dalam  pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi” tutur Ida.

Melalui OPAL diharapkan gerakan lebih masif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat maupun penyediaan pangan nasional. OPAL juga difokuskan untuk mengentaskan daerah rentan rawan pangan yang sudah diidentifikasi, sehingga pada saatnya masyarakat tidak saja tercukupi  pangannya, akan tetapi juga meningkat kesejahteraannya.

"Diharapkan  konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, bergizi seimbang dan aman” timpal Kabid Ketersedian dan Kerawanan Pangan Edy Heriansyah.

“DKP Kobar siap menerima konsultasi dan pendampingan bagi kelompok masyarakat di Kobar jika ada yang berminat dan tertarik  mengembangkan OPAL , dengan syarat membawa surat keterangan dari kelurahan setempat” pungkas Edy. (DKP Kobar)