Hari Pertama Tahun Pelajaran Baru, Dinas Dikbud Kobar Pantau BDR Peserta Didik via Daring

Senin (13/7) bertempat di Ruang Bupati Kobar, Hj Nurhidayah bersama Kadis Dikbud Rosihan Pribadi dan jajarannya memantau hari pertama Belajar Dari Rumah (BDR) peserta didik di tahun pelajaran baru 2020/ 2021.

MMC Kobar – Senin (13/7) bertempat di Ruang Bupati Kobar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memantau hari pertama Belajar Dari Rumah (BDR) peserta didik di tahun pelajaran baru 2020/ 2021. Pemantauan ini melalui media virtual daring yang disaksikan bersama-sama dengan Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, Kasat Intelkam Polres Kobar, Ambar Sumanto dan Kepala Kemenag Kobar, H. Suyarno.

Di Kobar terdapat SMP negeri sebanyak 45 sekolah, SMP swasta sebanyak 15 sekolah, MTs sebanyak 13 sekolah, SD Negeri sebanyak 165 sekolah, SD Swasta sebanyak 24 sekolah, MI sebanyak 15 sekolah, TK Negeri sebanyak 5 sekolah dan TK swasta sebanyak 123 sekolah.

(Baca Juga : Pangkalan Bun Park Akan Dikembangkan Sebagai Sarana Rekreasi Keluarga dan Aktivitas Komunitas Kobar)

Sedangkan untuk guru PNS berjumlah 2.096 orang dan guru honorer berjumlah 1.022 orang. Namun karena keterbatasan jaringan, hanya 100 kepala sekolah yang mewakili jenjang pendidikan dari 6 kecamatan dalam pemantauan Belajar Dari Rumah (BDR) tahun pelajaran 2020/ 2021.

Pandemi Covid-19 sejak Februari 2020 sampai sekarang mempengaruhi proses belajar mengajar secara langsung (tatap muka dikelas), sehingga peserta didik melaksanakan proses belajar dari rumah (BDR). Dalam hal ini dilaksanakan melalui media daring (dalam jaringan/ online), luring (luar jaringan/offline) atau kombinasi keduanya.

Mengawali tahun pelajaran baru 2020/ 2021, Kepala Dinas Dikbud Kobar, M. Rosihan Pribadi juga berharap saran dan arahan dari Bupati Kobar agar proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 ini dapat berlangsung dengan baik.

“Kami selaku SOPD yang membawahi pendidikan anak usia dini, pendidikan non formal dan pendidikan dasar akan terus memantau dan mengawal proses pembelajaran. Mohon Ibu Bupati, Bapak Kasat Intelkam yang mewakili Bapak Kapolres dan Bapak Kepala Kemenag untuk bisa memberikan saran, agar belajar dari rumah anak-anak didik kita semua di Kobar tercinta ini bisa lancar,” tutur Rosihan.

Kadis Dikbud Rosihan Pribadi mengingatkan juga kepada para 100 kepala sekolah (perwakilan) untuk selalu komitmen melaksanakan belajar dari rumah (BDR) sampai pendemi Covid-19 benar-benar habis dan Kobar menjadi zona hijau.

“Meskipun sekolah melakukan BDR, kami harap bapak ibu kepala sekolah mengawasi para rekan guru untuk selalu memberikan pembelajaran dan pengajaran yang terbaik kepada anak didik kita. Semoga pandemi ini cepat berlalu,” pesan Rosihan. (humas disdikbud kobar)