Gelar Rapat Bersama Masyarakat, Disperkim Kobar Sampaikan Konsep Pembangunan Kampung Dipah

(Foto Atas) Konsep Rencana Pembangunan Kampung Dipah, (Foto bawah) Disperkim Kobar rapat bersama koordinasi bersama Masyarakat Kampung Dipah yang terdiri dari Kelurahan Mendawai Seberang dan Raja Seberang, Selasa (15/10). (disperkim kobar)

MMC Kobar - Untuk mendukung Program Bupati Kobar menciptakan Kabupaten Sehat, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kobar melalui Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman membuat konsep terobosan baru untuk pencegahan kawasan kumuh di Kelurahan Mendawai Seberang dan Raja Seberang, khususnya di Bantaran Sungai Arut.

Sesuai dengan misi Bupati Kobar salah satunya adalah melestarikan situs budaya, kesenian lokal dan masyarakat lainnya guna meningkatkan kunjungan wisata.

(Baca Juga : Era Digital, Konsultan Perlu Manfaatkan Teknologi)

Rapat Koordinasi yang digelar pada Selasa (15/10) ini dipimpin langsung oleh Plt Kadis Perkim Sutowo dan didampingi Kepala Bidang PKP Riza Pahlevi berserta Kasi dan Staf PKP. 

Kegiatan ini juga dihadiri Lurah Mendawai Seberang, Lurah Raja Seberang, Camat Arut Selatan, anggota Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) dan tokoh masyarakat dari Kelurahan Mendawai Seberang serta Raja Seberang di Aula Disperkim Kobar.

Dalam rapat tersebut, Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Riza Pahlevi menyampaikan konsep Rencana Pembangunan Kampung Mendawai Seberang dan Raja Seberang (Kampung Dipah) yang nantinya menjadi usulan bagi Disperkim ke Pemkab Kobar untuk mendapatkan persetujuan dan direalisasikan.

Ada beberapa Konsep Rencana yang di bahas dalam rapat yaitu pembangunan gertak sepanjang 3,7 km, pembangunan tower, pembangunan jalan aspal serta tempat-tempat ekonomi kreatif (rumah makan, cafe), sehingga dapat menarik minat para wisatawan baik lokal maupun Mancanegara untuk berkunjung ke Kampung Dipah.

Pada sesi diskusi pun beberapa peserta yang hadir juga memberikan tanggapan terkait pemaparan yang telah dijelaskan oleh Kabid PKP.

“Mereka berharap adanya tempat peristirahatan bagi para pengunjung, tempat parkir kendaraan, sarana umum MCK dan tempat ibadah,” kata Aswin, perwakilan FKKS Kobar.

Poin penting dalam rapat ini adalah dari seluruh peserta rapat yang hadir sangat mendukung penuh ide-ide yang dipaparkan.

“Apabila diperlukan data sejarah Kampung Raja Seberang mereka siap membantu, karena ini demi kepentingan daerah ke depan,” ujar Basri, Kasi PMD Kecamatan Arut Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan maupun bantuan dari seluruh peserta rapat terhadap konsep terobosan baru untuk pencegahan kawasan kumuh di Kelurahan Mendawai Seberang dan Raja Seberang. Dan apabila usulan konsep rencana ini berhasil, maka ada kemungkinan akan berlanjut pembangunannya ke kelurahan yang membutuhkan penataan. Semoga bermanfaat bagi kita semua,” pungkas Sutowo. (disperkim kobar)