Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Distan Berikan Pembinaan NKV pada Unit Usaha Daging dan Telur
- penulis Dinas Pertanian Kobar
- Jumat, 24 Januari 2025
- dibaca 129 kali

MMC Kobar – Dalam upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pertanian Kobar memberikan pembinaan terkait Nomor Kontrol Veteriner (NKV) kepada sejumlah unit usaha yang bergerak di bidang produksi, pengolahan, dan distribusi daging serta telur, Jumat (24/01). Langkah ini bertujuan untuk menjamin keamanan pangan serta meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Auditor NKV Distan Kobar, Lilis Maslikah, menjelaskan bahwa pembinaan ini mencakup pemenuhan standar kebersihan, higienitas, serta pengelolaan unit usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku.
(Baca Juga : Siswa SMKN 1 Belantikan Raya Kabupaten Lamandau Ikuti Orientasi Layanan Bimbingan Pemakai di DPK Kobar)
“Nomor Kontrol Veteriner adalah tanda bahwa suatu unit usaha telah memenuhi persyaratan sanitasi dan higiene dalam rantai pangan asal hewan. Program ini tidak hanya meningkatkan mutu produk lokal tetapi juga mendukung keberhasilan Program MBG, yang bertujuan menyediakan makanan bergizi berkualitas bagi masyarakat,” ujar Lilis.
Adapun ruang lingkup pembinaan NKV meliputi :

- Penerapan standar higiene dan sanitasi, pelaku usaha diberikan panduan untuk menjaga kebersihan selama proses produksi, mulai dari penyembelihan hewan, pengemasan daging, hingga penyimpanan telur;
- Pengawasan keamanan produk, unit usaha diwajibkan mematuhi prosedur pengawasan dan menghindari penggunaan bahan berbahaya atau praktik yang tidak sesuai standar Kesehatan;
- Pendaftaran dan Sertifikasi NKV, pelaku usaha diajarkan langkah-langkah administrasi untuk memperoleh NKV, termasuk persyaratan dokumentasi, fasilitas produksi, dan tata cara audit lapangan; dan
- Edukasi Manajemen Risiko Penyakit Hewan, pembinaan juga mencakup sosialisasi tentang pencegahan penyakit hewan, seperti flu burung atau PMK, agar produk yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi.
Program MBG dirancang untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada kelompok masyarakat rentan, seperti anak-anak sekolah dan keluarga pra-sejahtera. Dukungan dari unit usaha yang telah memiliki NKV menjadi kunci untuk menjamin bahwa daging dan telur yang disediakan benar-benar berkualitas dan sehat.
Kepala Distan Kobar, Kris Budi Hastuti, menyampaikan apresiasi atas pembinaan ini sebagai salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui standar yang lebih tinggi pada unit usaha daging dan telur, kita tidak hanya memastikan kualitas pangan, tetapi juga mendukung keberhasilan Program MBG yang menyasar peningkatan gizi masyarakat. Program ini adalah investasi bagi generasi masa depan yang lebih sehat,” ujar Kris.
Salah seorang pengusaha rumah potong ayam di Pangkalan Bun, Heru, menyambut positif pembinaan ini. “Dengan adanya panduan dari Distan Kobar, kami jadi lebih memahami standar produksi yang baik. Kami berharap dengan NKV, produk kami bisa lebih dipercaya oleh masyarakat,” ungkap Heru.
Melalui pembinaan NKV ini, Distan Kobar berharap dapat mendorong seluruh unit usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga Program MBG berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi kesehatan masyarakat.